Lensa Mata Gunungsitoli – Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Adrianus Zega, S.T., M.Psi., menyambut baik pelaksanaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Kepulauan Nias. Ia menyebut program ini sebagai wujud nyata perhatian pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat.
Hal tersebut disampaikan Adrianus Zega usai menghadiri Upacara Pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI AD yang digelar di Lapangan Pelita, Kota Gunungsitoli, Rabu (6/5/2026).
Upacara dipimpin langsung Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution selaku Inspektur Upacara.
“Karya Bakti skala besar ini adalah wujud nyata perhatian pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Darat, khususnya dari Kodam I/Bukit Barisan yang memfokuskan kegiatan di Kepulauan Nias,” tegas Adrianus kepada media LensaMata.id Rabu (6/5/2026) siang.
100+ Titik Air Bersih & 4 Jenis Jembatan
Ketua DPRD menjelaskan, berdasarkan paparan Pangdam I/Bukit Barisan, program Karya Bakti menyasar dua kebutuhan mendesak warga Nias.
Pertama, penyediaan air bersih melalui pengeboran lebih dari 100 titik yang tersebar di Kepulauan Nias, terutama di daerah yang selama ini kesulitan air bersih.
Kedua, pembangunan infrastruktur konektivitas berupa jembatan.
“Untuk meningkatkan aksesibilitas jaringan transportasi, dibangun empat tipe jembatan, yaitu jembatan bailey, jembatan armco, jembatan gantung sederhana, dan jembatan perintis,” jelas Adrianus.
Program fisik juga dilanjutkan dengan pembangunan rumah layak huni bagi warga.
Ada Baksos Kesehatan hingga Pendidikan Kebangsaan
Adrianus menambahkan, Karya Bakti tidak hanya menyentuh pembangunan fisik. Kegiatan nonfisik juga digelar untuk masyarakat, antara lain pengobatan gratis, pemberian kaki palsu bagi penyandang disabilitas, pendidikan wawasan kebangsaan, serta berbagai kegiatan sosial lainnya.
Ajak Warga Dukung Penuh
Untuk itu, Ketua DPRD mengharapkan dukungan penuh dari masyarakat, khususnya warga Kota Gunungsitoli.
“Mari kita dukung bersama agar seluruh rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan hasilnya sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.
Program Karya Bakti Skala Besar TNI AD 2026 di Nias diharapkan menjadi akselerator pemerataan pembangunan, membuka keterisolasian wilayah, serta meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.











