Scroll untuk baca artikel

News

Menteri Desa Dikecam Setelah Menyinggung Profesi Wartawan dan LSM

512
×

Menteri Desa Dikecam Setelah Menyinggung Profesi Wartawan dan LSM

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Semarang – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) baru-baru ini menuai kecaman dari berbagai kalangan setelah membuat pernyataan yang menyinggung profesi wartawan dan LSM.

Dalam sebuah kesempatan, Menteri Desa menyebutkan bahwa wartawan adalah “bodrek” dan LSM hanya senang mencari kesalahan Kades.

Pernyataan tersebut langsung mendapat reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk wartawan, LSM, dan masyarakat sipil.

Baca Juga :  Terlibat Politik Praktis, Kepala Badan Keuangan Taput Dilaporkan ke Bawaslu

Banyak pihak yang merasa bahwa pernyataan Menteri Desa tersebut tidak hanya menyinggung profesi wartawan dan LSM, tetapi juga menghina dan merendahkan peran mereka dalam memantau dan mengawasi kinerja pemerintahan.

Baca Juga :  DPD RI Mengapresiasi Kerja Keras dan Kerja Cerdas Kejaksaan RI

“Per nyataan Menteri Desa tersebut sangat tidak tepat dan tidak profesional,” kata seorang wartawan, Sabtu (1/2/2025).

“Kami sebagai wartawan memiliki peran penting dalam memantau dan mengawasi kinerja pemerintahan, dan tidak pantas untuk disebut sebagai ‘bodrek’,” sambungnya.

Baca Juga :  Saat Pelantikan Kepala Daerah, Polres Pakpak Bharat Patroli Skala Besar Pastikan Situasi Kamtibmas Aman dan Kondusif

LSM juga mengeluarkan pernyataan yang sama, menyatakan bahwa pernyataan Menteri Desa tersebut tidak hanya menyinggung profesi mereka, tetapi juga menghina dan merendahkan peran mereka dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat.

Menteri Desa belum memberikan klarifikasi atau permintaan maaf atas pernyataannya tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *