Scroll untuk baca artikel

News

Miris DiDesa Pertahanan Kabupaten Asahan Masih Ada Warga Miskin Yang Tidak Dapat Bantuan

462
×

Miris DiDesa Pertahanan Kabupaten Asahan Masih Ada Warga Miskin Yang Tidak Dapat Bantuan

Sebarkan artikel ini

 

Lensa Mata Asahan – Amiruddin Sirait (62) warga Desa Pertahanan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara tidak pernah mendapatkan bantuan apapun baik dari Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi apalagi Pemerintaham Pusat.

hal ini terungkap ketika beliau secara khusus menghubungi Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia ( DPD LAMI ) Tanjungbalai Asahan guna untuk mengekspose kejadian yang dialaminya.

Baca Juga :  Ingin Jadi Atlet? Ini 3 Hal yang Wajib Kamu Miliki

Ia berharap Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten dapat memperhatikan kondisi keluarganya yang saat ini sangat membutuhkan bantuan.

“Saya sangat berharap Kepala Desa Pertahanan dapat membantu kami, terutama setelah istri saya meninggal. Kami sangat membutuhkan bantuan ini untuk bertahan hidup,” ungkap bapak Amiruddin Sirait dengan nada sedih Kepada media, Sabtu (31/5/2025).

Baca Juga :  Wakajati Sulsel Jadi Inspektur Upacara Peringatan HBA Ke 64

“Warga tersebut berharap pemerintah dapat mempertimbangkan kembali bantuan yang diberikan kepada keluarganya. Mereka berharap dapat kembali menerima bantuan yang sebelumnya mereka terima untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Dengan harapan besar, Amiruddin Sirait dan keluarga berharap pemerintah desa pertahanan dapat memperhatikan kondisi mereka dan memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Sekretaris DPD LAMI Tanjungbalai Asahan Ilham Gani mewakili Ketua DPD LAMI Kota Tanjungbalai mengatakan akan berupaya agar keluarga Amiruddin Sirait bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah dengan cara akan melaporkan Perangkat Desa Pertahanan ke Bupati Asahan dalam waktu kurang dari 7 x 24 jam apabila permasalahan ini tidak bisa diatasi oleh pihak Pemerintahan Desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *