Scroll untuk baca artikel

News

Pemdes Kelindang Melaksanakan Titik Nol Pembagunan Anggaran Tahun 2025

496
×

Pemdes Kelindang Melaksanakan Titik Nol Pembagunan Anggaran Tahun 2025

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Bengkulu Tengah – Musyawarah Desa sebelum pelaksanaan pembangunan di Desa kelindang, Kecamatan merigi kelindang, Kabupaten Bengkulu Tengah untuk Tahun Anggaran 2025 berlangsung pada Senin (14/04/2025) lalu yang dilaksanakan di kantor gedung serbaguna Desa.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Desa Edi Susanto beserta jajaran perangkat desa, Ketua BPD dan anggotanya, tokoh masyarakat, tokoh agama adat, Camat Kecamatan Merigi Kelindang, Babinsa dan Babinkamtibmas.

“Pada tahun 2025, Desa kelindang berencana membangun fisik tahap 1 Polindes ukuran sepanjang 7 meter,” ujar Kades.

Baca Juga :  Sudah Tau Salah, SPBU 14.202.113 Tetap Layani Truk Tangki CPO dan Kendaraan Modifikasi Mengisi Bio Solar Setiap Harinya

Kepala Desa Kelindang menjelaskan ke wartawan lensamata.id pada Rabu (07/05/2025) bahwa pembangunan Polindes 7 meter tersebut ini akan sangat membantu masyarakat desa dalam aktivitas khususnya dalam produksi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  DPRD OKU Gelar RDP Dengan PDAM Tirta Raja Untuk Membangun Tirta Raja Gemilang, Demi Kemajuan Bumi Sebimbing Sekunda

Lanjutnya, Penyelenggaraan musyawarah desa ini menunjukkan komitmen dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam proses pembangunan desa. Keberhasilan pembangunan dan implementasi program-program pembangunan desa memerlukan dukungan serta keterlibatan semua pihak, baik dari pemerintah desa, lembaga masyarakat, maupun masyarakat itu sendiri,” ujar Kades Edi Susanto

“Diharapkan bahwa proyek pembangunan polindes ini tidak hanya akan memberikan manfaat jangka pendek bagi masyarakat, tetapi juga akan menjadi investasi jangka panjang dalam pembangunan infrastruktur desa. Keberhasilan proyek ini juga diharapkan dapat menjadi sorotan positif di tingkat nasional, menjadi bukti nyata dari upaya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat lokal.” tutup Kades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *