Scroll untuk baca artikel

News

Pemkab OKU Tinjau Pasar Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah dan Imlek, Pastikan Harga Sembako Stabil

511
×

Pemkab OKU Tinjau Pasar Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah dan Imlek, Pastikan Harga Sembako Stabil

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Baturaja – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memperkuat pengawasan stabilitas harga dan pasokan bahan pokok.

Bupati OKU Teddy Meilwansyah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung meninjau sejumlah pasar tradisional di Baturaja, Jumat (13/2/2026).

Meski diguyur hujan deras, rombongan tetap memantau harga dan ketersediaan komoditas strategis seperti beras, gula, minyak goreng, sayur-mayur, daging, dan telur. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya antisipatif menghadapi potensi lonjakan permintaan selama Ramadan.

Baca Juga :  Masyarakat Laksanakan Sholat Tarawih Malam Ketiga Ramadhan 1446 H, Polres Pakpak Bharat Lakukan Patroli

“Kita ingin memastikan masyarakat OKU dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang, tanpa kekhawatiran akan kelangkaan bahan pokok maupun lonjakan harga yang signifikan,” ujar Teddy di sela kunjungan.

Ia menegaskan, Pemkab OKU telah berkoordinasi dengan Perum Bulog dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait guna menjaga pasokan tetap aman dan harga terkendali. Salah satu strategi yang disiapkan adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara berkala.

Pada hari yang sama, Pemkab OKU menggelar Gerakan Pangan Murah di Masjid Al Kohar, Kelurahan Baturaja Permai, Kecamatan Baturaja Timur. Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–11.00 WIB itu menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga subsidi atau di bawah harga pasar, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, dan bawang putih. Dan juga disediakan tabung gas 3KL hanya di bawah 20 ribu saja cuman warga harus membawa foto copy KK saja. Itu harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat  sekitarnya dan sangat membantu.

Baca Juga :  Semarakkan Hari Karantina ke-146, Badan Karantina Pertanian Gelar Pasar Murah

Salah satu warga bernama Yuni saat ditemui mengatakan bahwa dengan adanya pasar murah tersebut sangat membantu warga.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Idul Fitri 1447 H, Kejati Sumut Bersama IAD Gelar Pasar Murah

“Terima kasih atas adanya pasar murah  ini yang sangat membantu, harganya cukup di kantong para ibu-ibu,” kata Yuni yang lagi belanja di pasar murah.

Menurut Teddy, program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus instrumen pengendalian inflasi daerah. Kegiatan berlangsung tertib dan disambut antusias warga yang memanfaatkan kesempatan memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Gunungsitoli – Pemerintah Kota Gunungsitoli kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut, Kota Gunungsitoli meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan…