Scroll untuk baca artikel

News

Pimpin Upacara HGN 2023, Syah Afandin Sampaikan Amanat Mendikbud Ristek

2439
×

Pimpin Upacara HGN 2023, Syah Afandin Sampaikan Amanat Mendikbud Ristek

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Langkat – Plt Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menjadi Pembina Upacara Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-78 Tahun 2023, bertempat di  Alun-alun T Amir Hamzah Stabat, Sabtu (25/11/2023).

Pidato tertulis Mendikbud Ristek Bapak Nadiem Anwar Makarim yang di bacakan oleh Plt Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH menyampaikan selamat hari guru nasional.

Dijelaskannya, bahwa tahun ini mungkin menjadi tahun terakhir saya merayakan hari guru nasional sebagai Menteri Pendidikan kebudayaan riset dan teknologi. Hal ini membuat saya merasa sedih karena pasti saya akan rindu bertemu dengan ibu dan bapak semua akan tetapi di balik itu tersimpan rasa yakin dan optimis yang sangat kuat dalam benak saya.

Baca Juga :  Mengatur Keuangan Ketika Hidup Sendiri di Kota Besar

Saya yakin bahwa ibu dan bapak guru sebagai nahkoda tidak mau membalikkan lagi arah dari kapal Merdeka belajar. Saya optimis bawa semua pendidik di seluruh Indonesia masih akan terus bergerak mewujudkan Merdeka belajar, keyakinan ini tumbuh dari hal-hal yang berhasil kita capai bersama dalam 4 tahun terakhir.

Baca Juga :  MBG Basi, Berambut dan Berulat, Aktivis Desak Pihak Berwenang Periksa Dapur Yayasan Generasi Sehat Patrindo Niha Raya Sejahtera

Pada tahun pertama Merdeka belajar kita menghapus ujian nasional dan memberi kepercayaan kepada guru untuk menilai hasil belajar muridnya. Kita menerapkan assessment nasional agar kita semua berfokus menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif dan menyenangkan lingkungan belajar yang menumbuhkan kemampuan literasi dan numerasi serta karakter murid.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Dana Hibah di Poltan 2,8 Milyar, Masyarakat Apresiasi Kinerja Polres Tanjungbalai

Lalu di tahun berikutnya kita meluncurkan kurikulum merdeka jika asesmen nasional mengukur tujuan perubahan kurikulum Merdeka memberikan petunjuk jalan mencapai tujuan itu. Kurikulum merdeka adalah kurikulum yang ditunggu-tunggu para guru karena tidak hanya meringankan beban murid berkat pengurangan pada jumlah materi dan penekanan pada pemahaman yang mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Gunungsitoli – Pemerintah Kota Gunungsitoli kembali menorehkan prestasi di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut, Kota Gunungsitoli meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan…