Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Polwan Polda Maluku Gelar Trauma Healing Kepada Korban Kebakaran

2548
×

Polwan Polda Maluku Gelar Trauma Healing Kepada Korban Kebakaran

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata MALUKU || Personil Polwan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku, menggelar kegiatan trauma healing kepada korban kebakaran di Jalan Pala, Kota Ambon. Kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi rasa trauma, khususnya anak-anak ini dilakukan di lokasi pengungsian korban kebakaran di Pasar Gotong Royong Ambon, Jumat (19/5/2023) sore.

Trauma healing turut dihadiri langsung oleh Karo SDM Polda Maluku Kombes Pol Bony J.S. Sirait. Ia didampingi Kabagpsikologi Biro SDM AKBP Deny R. Laksmana, selaku Ketua Pelaksana Kegiatan dan Kasubbagpsipers Bagpsikologi Biro SDM Kompol Thukul Dwi Handayani.

Baca Juga :  Diikuti 726 Peserta Didik, Irjen Pol Ahmad Luthfi Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Jateng

“Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan bantuan berupa bantuan moriil (dukungan dan motivasi) kepada para korban kebakaran yang mengalami trauma,” kata kata Bony J.S. Sirait.

Selain memberikan bantuan trauma healing untuk menghilangkan rasa trauma korban kebakaran, khususnya anak-anak, personil Polwan juga memberikan bantuan makanan.

Baca Juga :  Oknum Brimob Polda Maluku Diduga Mabuk Bersama Sekelompok dan Aniaya Mahasiswa UNPATTI

“Kami juga memberikan bantuan berupa makanan kepada korban kebakaran yang sementara berada di tenda pengungsian,” kata dia.

Pihaknya, lanjut Sirait, juga senantiasa melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bekerja sama dalam penyaluran bantuan berupa pakaian layak pakai dan tempat tinggal untuk para korban kebakaran.

Baca Juga :  Hari Keluarga Nasional, Tim Evaluasi TP PKK Provsu Kunjungi Desa Perkebunan Bukit Lawang

“Kami berharap bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan mengurangi rasa trauma dan beban yang dialami korban kebakaran,” harapnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan edukasi pencegahan kekerasan seksual pada anak-anak di bawah umur. Ini dilakukan dengan cara mengajarkan lagu “Menjaga Diri” agar anak-anak dapat lebih mawas diri dan tidak mudah menjadi korban pelecehan seksual.(LM/Daniel Mituduan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *