Scroll untuk baca artikel

News

Prof Duija Hadiri Dharma Santi Majapahid Nusantara Tahun Baru Saka 1946 /2024 Masehi

787
×

Prof Duija Hadiri Dharma Santi Majapahid Nusantara Tahun Baru Saka 1946 /2024 Masehi

Sebarkan artikel ini
Prof Duija bersama para peserta Dharma Santi dan Simakrama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 oleh Majapahid Nusantara

Lensa Mata Tangerang Selatan – Dirjen Bimas Hindu Kemenag RI yaitu Prof. I Nengah Duija menghadiri acara Dharma Santi dan Simakrama Majapahid Nusantara bertempat di GOR. PB. TAM, Kota Tangerang Selatan, Provinsi pada Minggu (09/06/2024).

Acara yang mengusung tema “Sat Cit Ananda untuk Indonesia Jaya” ini bertujuan memperkuat rasa persaudaraan di tengah komunitas Hindu Jawa dan memperkuat tali silaturahmi melalui Dharma Shanti Tahun Baru Saka 1946 sekaligus simakrama.

Saat menyampaikan sambutannya, Prof. Duija menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Hindu Nusantara di tengah komunitas Hindu Jawa.

Baca Juga :  Geruduk Gedung Kejati Sumut, LSM Alamp Aksi Minta APH Usut Dugaan Korupsi Atas Dua Pengerjaan Proyek di Poltekes Kemenkes Medan

“Majapahit adalah organisasi yang inklusif dan terbuka terhadap kolaborasi dengan organisasi lain. Kita harus memastikan bahwa generasi kita diajari tentang sejarah masa lalu hingga saat ini, sehingga peradaban Hindu dapat terus berkembang dan diketahui oleh generasi muda,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof Duija mendorong agar Majapahid lebih aktif dan kolaboratif dengan semua pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk terus bersinar di tengah kemajuan global yang terjadi.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Bimas Hindu juga menekankan pentingnya mempertahankan Hindu dengan kekayaan seni budaya dan menjaga dengan sepenuh hati.

Baca Juga :  PN Tarutung Vonis Penjara Camat Sipahutar Non Aktif Tentang UU Pilkada

Prof Duija juga menyampaikan apresiasi kepada Paguyuban Majapahid yang tetap setia dengan ajaran Hindu, terbukti dengan kecintaan terhadap sesama anak bangsa dan kesediaan untuk berkumpul menggelar acara dharma santi dan simakrama seperti ini.

“Saya mengapresiasi bahwa Majapahit tetap setia dengan Hindu dengan bukti nyata yaitu kecintaan atas sesama anak bangsa dan rela berkumpul di tengah-tengah kita,” ujarnya.

Saat menutup sambutannya, Dirjen Bimas Hindu mengharapkan kegiatan dharma santi dan simakrama ini dapat mempererat persaudaraan di antara umat Hindu Jawa dan semakin memperkuat tali silaturahmi, serta menjadi ajang untuk menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai Hindu Nusantara kepada generasi muda.

Baca Juga :  What Is A Tax Refund? Heres What You Want To Know

Acara Dharma Santi dan Simakrama Majapahid Nusantara berlangsung semarak serta ini dihadiri oleh berbagai tokoh dari PHDI Provinsi Banten, Bimas Banten, PHDI Tangsel, Banjar Tangsel, serta Dewan Perwakilan Daerah Majapahid dari DKI, Banten, Jawa Barat dan Lampung, tokoh umat bersama dengan para peserta lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, BRI Region 6 melaksanakan upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan yang diikuti…