Scroll untuk baca artikel
News

Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan Kota Medan

166
×

Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan Kota Medan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meluncurkan program inovasi Monitoring Aman Terpadu Medan Deli (Mata Deli), Minggu (5/7/2026), di halaman Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna.

Program ini merupakan kolaborasi antara Kecamatan Medan Deli dengan berbagai stakeholder dan masyarakat. Pada tahap awal, sebanyak 200 unit CCTV telah dipasang di gang-gang serta sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kriminal.

Dalam peluncuran yang turut dihadiri antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane serta Camat Medan Deli Aidiel Putra Pratama, Rico Waas mengapresiasi inovasi yang digagas Kecamatan Medan Deli tersebut.

Baca Juga :  Pasca Libur Lebaran, Pemdes Pelangkian Kembali Masuk Bekerja dan Terapkan Aturan Disiplin

“Launching program Mata Deli, Monitoring Aman Terpadu Medan Deli, merupakan gerakan bersama stakeholder untuk menghadirkan CCTV di daerah-daerah yang dianggap rawan. Ada sekitar 200 titik di Medan Deli, masuk sampai ke gang-gang, pos kamling maupun kawasan rawan,” kata Rico Waas.

Menurutnya, keberadaan CCTV tersebut akan menjadi bagian dari sistem pemantauan kecamatan sekaligus mendukung upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman.

Terkait pendanaan, Rico Waas menjelaskan bahwa pengadaan CCTV dalam program Mata Deli sepenuhnya dilakukan secara swadaya masyarakat dan para stakeholder, bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga :  Kepala Desa Bulu Sema Bantah Dana BLT di Gelapkan

Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting karena masih banyak titik di kawasan permukiman yang membutuhkan pengawasan dan belum seluruhnya dapat dijangkau melalui program pemerintah. “Artinya kita sama-sama membangun keamanan ini bareng-bareng,” ucapnya.

Di tempat sama Camat Medan Deli, Aidiel Putra Pratama, mengatakan, Mata Deli merupakan program pemasangan CCTV hasil gotong royong berbagai stakeholder di wilayah tersebut.

“Program CCTV ini kami laksanakan dengan dukungan stakeholder yang ada di Kecamatan Medan Deli,” kata Aidiel.

Baca Juga :  Modus Berkedok Pengurusan Rekening, Kemenag RI Kabupaten Nias Selatan Diduga Belum Bayarkan TPG dan THR Guru Tahun 2024

Ia menjelaskan, kamera pengawas dipasang di rumah-rumah warga dengan memanfaatkan jaringan WiFi milik masyarakat sehingga seluruh operasionalnya dilakukan secara swadaya tanpa menggunakan anggaran Pemko Medan.

“Saat ini kita memiliki 105 pos kamling. CCTV ditempatkan di titik-titik yang tidak terjangkau pos kamling sehingga masyarakat merasa lebih aman,” ujarnya.

Aidiel menyebutkan kebutuhan ideal CCTV di Kecamatan Medan Deli mencapai sekitar 400 titik. Karena itu, pihaknya akan terus menggalang dukungan dari para stakeholder untuk menambah sekitar 200 titik lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan teknologi digital terus bergerak mengubah cara organisasi bekerja, mengambil keputusan, mengelola risiko hingga melakukan analisis keuangan. Perubahan ini turut membawa transformasi terhadap profesi akuntansi dan…

News

Penyedia layanan API lokal, Api.co.id, resmi meluncurkan dua produk verifikasi identitas baru: ID Verification API untuk pengecekan data kependudukan atau yang umum dikenal sebagai dukcapil check, dan NPWP Verification API untuk validasi data wajib pajak. Keduanya dikembangkan…