Scroll untuk baca artikel

News

Proyek siluman Habiskan Milyaran Rupiah di Pekon Cahaya Negeri Diduga Kangkangi Aturan Kontrak Kerja

591
×

Proyek siluman Habiskan Milyaran Rupiah di Pekon Cahaya Negeri Diduga Kangkangi Aturan Kontrak Kerja

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pesisir Barat – Proyek pencegahan bencana abrasi pantai desa yang berada di Pekon Cahaya Negeri, Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat Lampung disinyalir menyalahi aturan kontrak kerja.

Pasalnya, proyek yang di gelar sejak bulan Oktober 2024 itu hingga kini Januari 2025 belum kunjung usai.

Padahal dalam keterangan di papan informasi yang baru beberapa hari di pasang oleh pihak kontraktor, proyek pencegahan bencana abrasi pantai desa dengan Nomor Kontrak, SPK/PBS-05/VI.08/IX/2024 dengan nilai anggaran Rp 5.991.865.782, waktu pelaksanaan 90 hari kalender dengan kontraktor pelaksana CV. Surya Gemilang Indonesia yang bersumber dari dana APBD-P Tahun 2024 seharusnya sudah selesai di bulan Desember 2024.

Baca Juga :  Dituding Sebagai Bandar Narkoba, Samsul Tarigan Siap Melawan

Namun sampai hari ini 22 Januari 2025 proyek dengan nilai fantastis tersebut belum juga rampung. Kuat dugaan ada unsur kesenghajaan dari pihak kontraktor tidak memasang papan informasi dari awal kerja untuk menutupi jumlah hari pengerjaan dan pagu anggaran yang fantastis.

Baca Juga :  Pencemaran Air di Drainase KIM 2 Berulang, Amsaludin SH Tanyakan Peran APH dan PPNS Lingkungan Hidup

Atas dugaan tersebut di konfirmasi via ponsel, Selasa (21/01/2025), Heru selaku pengawas lapangan dari CV. Surya Gemilang Perkasa mengatakan bahwa terlambatnya proyek yang ada di Pekon Cahaya Negeri dikarenakan faktor cuaca ekstrim.

Namun ketika ditanya apakah pengerjaan proyek di bulan Oktober, lagi lagi Heru mengelak dan mengatakan bahwa proyek tersebut mulai bekerja dari bulan November 2024 bukan di bulan Oktober.

Baca Juga :  Obama Takes Jerry Seinfeld for a Drive Around the White House

“Terkait proyek belum juga selesai karena paktor cuaca bang. Kalau gak salah mulai pengerjaan proyek kayaknya di bulan November, Tapi nanti saya cek lagi apakah November atau Oktober,” kilah Heru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *