Scroll untuk baca artikel
News

PWI Tanjungbalai dan Kejari Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Supremasi Hukum

312
×

PWI Tanjungbalai dan Kejari Perkuat Sinergi, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Supremasi Hukum

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Tanjungbalai – Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Persatuan Wartawan Indonesia Kota Tanjungbalai melakukan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan, Selasa (3/3/2026).

Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang mengusung semangat penguatan peran pers dalam demokrasi.

Ketua PWI Kota Tanjungbalai, Saufi Simangunsong, menegaskan bahwa silaturahmi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis mempererat sinergi antara insan pers dan aparat penegak hukum.

“Kehadiran kami adalah wujud persaudaraan dan sinergitas. Kami mengapresiasi komitmen Kejari dalam mendukung peran pers sebagai mitra strategis pembangunan,” tegas Saufi.

Baca Juga :  Kontingen PWI Tanjungbalai Hadiri HPN 2026 di Serang Banten, Bawa Semangat Baru Organisasi

Ia menilai, di tengah tantangan keterbukaan informasi dan dinamika penegakan hukum, kolaborasi yang sehat antara pers dan kejaksaan menjadi krusial untuk menjaga transparansi, akurasi pemberitaan, serta kepercayaan publik.

HPN 2026 yang sebelumnya diperingati di Banten mengangkat tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema ini dinilai sangat relevan dengan kebutuhan daerah. Pers dituntut tidak hanya kritis, tetapi juga profesional dan independen dalam mengawal kebijakan publik serta proses hukum.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan, Bobon Robiana, menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kemitraan konstruktif antara kejaksaan dan media dalam menyampaikan informasi hukum yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Geng Motor Yang Bantai Pelajar di Cemara Medan Masih Berkeliaran, 2 Sudah Ditangkap

Menurutnya, hubungan pers dan aparat penegak hukum bukan hanya soal keharmonisan, tetapi juga menyangkut fungsi kontrol sosial. Pers memiliki tanggung jawab moral untuk tetap kritis, sementara kejaksaan wajib terbuka dan profesional dalam setiap proses penanganan perkara.

Silaturahmi ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan formal, melainkan berlanjut dalam langkah konkret seperti:

1.Keterbukaan informasi penanganan perkara secara proporsional.
2.Edukasi hukum rutin kepada masyarakat.
3.Forum diskusi berkala antara pers dan kejaksaan.
4.Penguatan etika pemberitaan hukum.

Beberapa strategi juga diusulkan untuk memperkuat sinergi berkelanjutan, antara lain membangun forum komunikasi resmi, pelatihan bersama terkait hukum dan etika jurnalistik, mekanisme klarifikasi cepat guna mencegah disinformasi, serta komitmen menjaga independensi dan integritas.

Baca Juga :  Pemkab & Kejari Deli Serdang Jalin Kerja Sama Penanganan Masalah Hukum Bidang Datun

“Pers harus tetap menjadi penjaga nurani publik dan pilar demokrasi. Selamat Hari Pers Nasional 2026. Teruslah pers menjadi cahaya dalam kegelapan informasi dan mitra kritis dalam penegakan hukum,” ujar Saufi.

Pertemuan yang diakhiri dengan sesi foto bersama ini menjadi pesan kuat bahwa kolaborasi antara pers dan kejaksaan di Tanjungbalai bukan hanya tentang hubungan baik, tetapi tentang tanggung jawab bersama menjaga keadilan, transparansi, dan kepercayaan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

  Lensa Mata.id, Tanjungbalai   Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia ( Musda DPD APPSI ) Kota Tanjungbalai digelar di Raja Bahagia, Jalan Alteri Kecamatan Datuk Bandar…