Scroll untuk baca artikel

News

Sadar Waktu Gandeng Komunitas Medan Book Party dan Seabolga Dalam Kampanye Sejenak Tanpa Layar

421
×

Sadar Waktu Gandeng Komunitas Medan Book Party dan Seabolga Dalam Kampanye Sejenak Tanpa Layar

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Komunitas Sadar Waktu (SATU) sukses menggelar kegiatan Kampanye Sejenak Tanpa Layar yang bertujuan untuk mengajak para mahasiswa/i Universitas Sumatera Utara agar melepaskan sejenak dirinya dari ketergantungan terhadap penggunaan layar smartphone, Selasa (30/9/2025).

Kampanye ini sebelumnya telah berlangsung pada tanggal 23 dan 25 September 2025 sebagai pra-event dari kegiatan ini.

Perbedaannya dengan pada puncak acara kali ini adalah, Sadar Waktu (SATU) berkolaborasi dengan dua komunitas lintas bidang, yaitu Medan Book Party yang mendorong budaya membaca bersama dan Seabolga yang fokus pada isu lingkungan.

Sebelum memasuki area kampanye, para peserta diharapkan untuk mengaktifkan fitur stopwatch pada smartphone nya masing-masing. Hal ini dilakukan guna untuk melihat seberapa lama mereka melakukan aktivitas tanpa menggunakan gadget di area kampanye Sejenak Tanpa Layar. Setelahnya para peserta harus mencatat sendiri durasi stopwatch ketika sudah menyelesaikan kegiatan di area tersebut.

Baca Juga :  Blusukan Cari Inovasi Perumahan, BTN Housingpreneur Gelar Roadshow di USU Medan

Selama berlangsungnya kegiatan, para peserta diajak untuk melakukan aktivitas tanpa menggunakan smartphone, mulai dari kegiatan merangkai beads, bermain games kelompok seperti board games, dan diamond painting.

Tidak hanya itu saja, para peserta juga bisa mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan komunitas, seperti kegiatan silent reading dan sharing session tentang buku bersama komunitas Medan Book Party, dan kegiatan melukis menggunakan bahan alami bersama komunitas Seabolga.

Baca Juga :  Bank BTN Ajak Mahasiswa Lahirkan Inovasi Digital Mortgage

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 61 mahasiswa USU, hal ini dilihat dari banyaknya antusias para mahasiswa yang datang dan turut berkegiatan langsung dan berani menantang dirinya untuk beberapa jam tanpa menggunakan smartphone.

Berlangsungnya kampanye ini berangkat dari isu mengenai dampak negatif yang ditimbulkan dari penggunaan smartphone yang berlebihan bagi kesehatan tubuh dan lingkungan sosial.

Maka dari itu dengan diadakannya kampanye ini para mahasiswa diharapkan bisa meluangkan waktunya sejenak untuk mengurangi aktivitas yang berkaitan dengan smartphone.

Baca Juga :  Bupati Nisel Bersama Wabup Nisel Resmi Membuka Pergelaran Akbar Maniamolo Fest Tahun 2026

Alya Amanda selaku general manager menjelaskan bahwa “Tujuan utama kami menyelenggarakan kegiatan ini tuh cukup sederhana, yaitu mengajak mahasiswa lebih sadar dengan screen time mereka. Kami ingin mereka merasakan langsung manfaat detoks digital walau sebentar, misalnya 30 menit tanpa layar. Dari situ, harapannya bisa terbentuk kebiasaan kecil yang sehat. Bukan hanya untuk fisik, tetapi juga untuk kualitas interaksi sosial”, jelas Alya.

Melalui pelaksanaan kegiatan ini juga diharapkan mampu menjadi solusi untuk para peserta yang ingin mencari kegiatan lain yang mampu mengalihkan dirinya dari kegiatan yang berkaitan dengan smartphone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Di tengah pesatnya perkembangan era digital, kebutuhan industri terhadap lulusan Product Design Engineering terus meningkat. Sebab, perusahaan kini membutuhkan produk yang fungsional, inovatif, user-friendly, dan berbasis teknologi. Karena menggabungkan desain kreatif, engineering, dan problem solving, lulusan jurusan…

News

India dan Indonesia dipisahkan oleh Samudra Hindia, tetapi dipersatukan oleh sejarah, budaya, perdagangan, dan nilai-nilai yang sama. Hubungan kedua negara tidak pernah semata-mata dibangun melalui perdagangan atau perjanjian diplomatik, melainkan…