Scroll untuk baca artikel
News

Sekda Hadiri Festival Kopi Pakpak Bharat

964
×

Sekda Hadiri Festival Kopi Pakpak Bharat

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pakpak Bharat – Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM menghadiri acara Festival Kopi Pakpak Bharat 2.0 Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kecamatan Siempat Rube, Jum’at (14/06/2024).

Festival Kopi Pakpak Bharat yang keua kali ini, dilaksanakan guna menggali kembali kejayaan kopi Pakpak yang pernah tersohor beberapa waktu silam.

“Terimakasih kepada semuanya, khususnya saudara Marolop Banurea yang telah menggagas acara ini. Nilai kopi yang melambung tinggi belakangan ini, mau tidak mau terus mendorong minta dan animo masyarakat Pakpak Bharat untuk bertani kopi. Tanaman kopi terus mengalami peningkatan dari segi luasan, namun kita berharap ahli-ahli tanaman kopi bisa mengedukasi masyarakat tentang bertani kopi yang baik sehingga perluasan areal kopi juga diimbangi dengan peningkatan mutu dan kualitas kopi yang dihasilkan, disamping peningkatan kuantitas produksi kopi tentunya,” turur Jalan Berutu dalam sambutannya.

Baca Juga :  Toga Simamora se Kabupaten Taput Nyatakan Sikap Menangkan JTP-DENS di Pilkada

Festival Kopi Pakpak Bharat 2.0 Tahun 2024 ini diisi dengan seminar dan diskusi tenyang tanaman kopi dengan menghadirkan banyak ahli kopi diantaranya Walmanso Simbolon, seorang petani yang konsisten pada budidaya Kopi sejak puluhan tahun lalu, membudidayakan Kopi dengan beragam varietas untuk dijual hasilnya dan di jadikan kopi bubuk kemasan, serta Dr. Gunawan Djajakirana seorang pakar Ilmu Tanah di IPB University, Bogor-Indonesia. Minat penelitian saya mencakup perubahan tanah, lahan gambut, emisi gas rumah kaca, siklus unsur hara, zeolit, dan zat humat.

Baca Juga :  Kalapas Binjai Hadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Pembina Keamanan Pemasyarakatan dan Analis Keimigrasian

Tanaman kopi bagi masyarakat petani di Kabupaten Pakpak Bharat sejatinya bukanlah jenis tanaman baru. Hampir seluruh petani di Kabupaten ini memiliki tanaman ini, baik untuk dijual maupun untuk dikonsumsi sendiri.

Baca Juga :  Dukung Industri Data Center, PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Tanaman kopi sempat dikesampingkan oleh para petani, diganti dengan komoditas lain, dibiarkan terbengkalai disebabkan menurunnya nilai jual kopi selama beberapa waktu.

Belakangan ini, tanaman kopi kembali menjadi primadona seiring meningkatnya nilai jual kopi yang mau tidak mau mendorong kembali minat para petani untuk membangun kembali kejayaan kopi yang pernah tenar hingga mancanegara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Dalam menjalankan bisnis, kasir bukan sekadar tempat pelanggan melakukan pembayaran. Setiap transaksi juga menjadi sumber data penting untuk memantau penjualan, persediaan, dan kondisi bisnis secara keseluruhan. Ketika pencatatan masih dilakukan…

News

Dinamika kehidupan sehari-hari membuat kebutuhan finansial masyarakat terus berkembang. Selain kebutuhan yang telah direncanakan, tidak jarang terdapat kebutuhan yang muncul dalam waktu singkat dan membutuhkan ketersediaan dana. Kondisi tersebut menjadi…