Scroll untuk baca artikel
News

Soal Dugaan Ada ‘Permainan’ Pada Proses & Penyaluran MBG di SPPG Medan Marelan, Kajari Belawan : Sedang Follow Up

946
×

Soal Dugaan Ada ‘Permainan’ Pada Proses & Penyaluran MBG di SPPG Medan Marelan, Kajari Belawan : Sedang Follow Up

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Adanya dugaan ‘permainan’ pada proses dsn penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) khususnya di Sekola-sekolah, dari mulai SD hingga SMA kian menjadi atensi serius oleh kalangan publik.

Khususnya penyaluran MBG di Kecamatan Medan Marelan, yang disalurkan oleh SPPG Yayasan TAA, yang disinyalir terjadi ‘permainan’ dari mulai proses sampai penyaluran ke setiap sekolah.

Selain banyak menyita atensi dari lembaga-lembaga publik, kegiatan yang dilakulan SPPG Medan Marlan ini juga telah menjadi atensi serius bagi Aparat Penegak Hukum (APH).

Seperti disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Belawan, Samiaji Zakaria, dikonfirmasi wartawan lewat pesan whatsapp, Jumat (10/10/25), mengatakan, pihaknya sedang melakukan progres terhadap kegiatan dimaksud dan sedang di follow up.

Baca Juga :  MBG Ditemukan Rambut, Ulat dan Basi, Ketua LSM KPK RI Nias Selatan Desak Dapur Ditutup

“Ass. Sehat bang, sedang kami progres giat dimaksud dan follow up..🙏,” ucap Samiaji Zakaria, membalas pesan konfirmasi wartawan.

Disampaikan dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua Forum Anggaran Rakyat Sumatera Utara (FARASUT), Yadi S.Psi, meminta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan untuk segera memanggil dan memeriksa pengelola SPPG Medan Marelan, Milik Yayasan Taruna Agung Abadi, untuk dimintai penjelasannya terkait dugaan penyimpangan-penyimpangan yang terjadi dalam pengelolaan sampai penyaluran MBG tersebut.

Baca Juga :  Direktur PDAM OKU Beserta Forkopimda Menghadiri MBG Setiap Jum'at 

“Kita Minta agar Kejari Belawan untuk segera memanggil dan meminta penjelasan kepada pihak pengelola MBG Medan Marlan tersebut. Bila benar informasi yang disampaikan oleh media, maka kita menduga ada penyimpangan terhadap penggunaan keuangan negara. Dan harus diproses,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yayasan Taruna Agung Abadi dipercaya mengelola 4.000 pax makanan untuk ribuan pelajar ini. Yayasan disebut dikelola Hafif ini lah yang mengelola SPPG terletak di Jalan Kapten Rahmad Budin Gang Jambu Kel. Rengas Pulau itu.

Baca Juga :  Ditemukan Diduga Adanya Gudang Penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar di Wilayah Kota Semarang, Aparat Penegak Hukum Diminta Tindak Tegas

Informasi diperoleh, dugaan masalah higienis dan mutu makanan menjadi sorotan masyarakat atas pengelolaan MBG untuk 4.000 pelajar yang dikelola di SPPG Yayasan TAA. Hingga hal ini harus mendapat perhatian dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Medan.

Sumber media, Selasa (23/9/2025) menyebutkan, beberapa kali sajian MBG ke Pelajar mutu lauknya diduga rendah dan keraguan higienis menjadi sorotan bagi bebarapa Wali Murid. Isu beredar, ada pelajar yang dilarang orangtuanya menerima MBG. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengingatkan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Medan agar tidak cepat puas hanya dengan gelar dan penampilan semata. Duta…

News

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online…

News

BINUS University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu (16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu dasawarsa…