Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Tutup MTQ VIII Tingkat Kota Tual, Ini Pesan Ketua DPRD

1373
×

Tutup MTQ VIII Tingkat Kota Tual, Ini Pesan Ketua DPRD

Sebarkan artikel ini

TUAL, lensamata.id – Ketua DPRD Kota Tual Hassan Syarifudin Borut menutup secara resmi Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VIII Tingkat Kota Tual di Desa Ohoitahit, Kecamatan Pulau Dullah Utara, Kota Tual, Maluku Sabtu (2/9/2023).

Penutup lomba ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Ketua DPRD Kota Tual disertai penyalaan kembang api diatas panggung utama MTQ ke-VIII Tingkat Kota Tual itu.

Laporan reporter media ini di lokasi penutupan MTQ, hadir Wali Kota Tual Adam Rahayaan, Wakil Wali Kota Usman Tamnge dan Pimpinan dan Anggota DPRD setempat dan tamu undangan lainnya.

Baca Juga :  Sambut Hari Polwan Ke-75, Polwan Polres Tanah Karo Goes To School

Ketua DPRD setempat dalam sambutannya menjelaskan, para kafilah dari lima kecamatan bukan hanya berlomba namun juga menyiarkan Al’quran.

MTQ VIII tingkat Kota Tual tahun ini adalah langkah bersama dalam menyiarkan Al’quran, karena sejarah panjang keberadaan Islam tidak dapat dipisahkan dari Al’quran sebagai sumber syariat Islam.

Baca Juga :  Jadi Pembina Apel Pagi Kanwil Kemenkumham Sumut, Roman : Taat Hukum Itu Penting

Al’quran, lanjut Borut, telah menjadi referensi utama setiap zaman yang melahirkan beragam disiplin keilmuan dan mendorong tumbuhnya ilmu pengetahuan dan teknologi sehingga mereka menghabiskan waktunya untuk menggali makna Al’quran dan diajarkan kepada kita sekalian.

“Tidak dapat dipungkiri bahwa Al’quran adalah inspirasi terbesar bagi bangsa Indonesia dalam menata dan membangun keberagaman,” tandasnya.

Borut berharap, penyelenggaraan MTQ VIII tingkat Kota Tual tahun 2023 dapat menambah wawasan penghayatan dan cinta kita terhadap Al’quran, merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan, karya tulis ilmiah dan tafsir.

Baca Juga :  Kapolda Lampung Pimpin Sidang Kelulusan Bintara Polri Tahun Anggaran 2023/2024

Upaya yang dilakukan tersebut tidak boleh berhenti sampai disini untuk itu diperlukan perhatian keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen agar penyelenggaraan kegiatan ini memberi pengaruh positif yang baik dan dirasakan secara nyata dan terukur dalam perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *