Scroll untuk baca artikel
News

Wakil Walikota Gunungsitoli Terima Kunker Anggota DPD RI Sumut

52
×

Wakil Walikota Gunungsitoli Terima Kunker Anggota DPD RI Sumut

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Gunungsitoli – Wakil Walikota Gunungsitoli Martinus Lase, didampingi Sekretaris Daerah, Andhika P. Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., menerima kunjungan kerja reses Anggota DPD RI Provinsi Sumatera Utara, K.H. Muhammad Nuh, M.S.P., di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, Martinus Lase menegaskan kunjungan DPD RI membawa harapan baru bagi daerah.

“Kami berharap aspirasi yang disampaikan hari ini bisa ditampung dan disalurkan ke pemerintah pusat, sehingga hasilnya nyata dirasakan masyarakat,” ujar Martinus Lase.

Wawako menekankan bahwa Gunungsitoli masih sangat bergantung pada APBN. “Dengan fiskal daerah yang terbatas, tanpa dukungan pusat akan sangat berat bagi daerah untuk berkembang. Padahal potensi kami besar dan subur,” tegasnya.

Baca Juga :  Hardiknas 2026, Wali Kota Gunungsitoli Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Lewat Kolaborasi

Bukan cuman itu, ia juga menyoroti tingginya harga tiket pesawat yang membebani mobilitas warga dan ekonomi daerah. “Ini kendala utama konektivitas. Kami minta perhatian khusus pemerintah pusat,” tambahnya.

DPD RI Siap Jadi Jembatan ke Pusat

Anggota DPD RI K.H. Muhammad Nuh menjelaskan, reses ini tugas Komite IV DPD RI untuk menyerap aspirasi terkait APBN, perpajakan, perdagangan, hingga koperasi.

“Kami turun langsung melihat kondisi riil. Semua masukan hari ini akan kami bawa dan koordinasikan di pusat,” katanya.

Baca Juga :  DPD RI Mengapresiasi Kerja Keras dan Kerja Cerdas Kejaksaan RI

Ia berkomitmen memperjuangkan aspirasi daerah secara proporsional dan mendorong penguatan otonomi hingga tingkat desa.

4 Isu Krusial dari OPD Gunungsitoli

Dalam dialog yang dipimpin Sekda, OPD menyampaikan sejumlah persoalan:
1. Usulan kenaikan gaji ASN dan keluhan harga tiket pesawat mahal.
2. Keterbatasan akses air bersih di beberapa wilayah.
3. Dana desa dipotong hingga 58% plus aturan yang menghambat penyelesaian kantor desa.
4. Harga Dexlite naik ganggu operasional alat berat pengelola sampah DLH.

Baca Juga :  Lolos Seleksi Nasional, Pasar Titi Kuning Wakili Medan di Lomba Pasar Pangan Aman 2026

Menanggapi hal itu, K.H. Muhammad Nuh menyatakan akan menampung semua masukan untuk dibahas di pusat. Ia juga menyoroti dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap harga kebutuhan pokok di daerah yang berpotensi memicu inflasi, sehingga perlu perumusan kebijakan yang tepat sasaran.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari Wawako kepada Anggota DPD RI sebagai bentuk apresiasi. Pertemuan berlangsung akrab dan diharapkan memperkuat sinergi pusat-daerah demi pembangunan yang merata.

Turut hadir para Kepala PD Lingkup Pemko Gunungsitoli, Camat se-Kota Gunungsitoli, dan pemangku kepentingan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *