Scroll untuk baca artikel

News

Wali kota Tanjungbalai Kunjungan Kerja Ke Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan Dan Kawasan Permukiman Sampaikan Paparan Dan  Proposal 3 Juta  Rumah 

463
×

Wali kota Tanjungbalai Kunjungan Kerja Ke Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan Dan Kawasan Permukiman Sampaikan Paparan Dan  Proposal 3 Juta  Rumah 

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata.id, Tanjungbalai – Siap Sukseskan Progam 3 Juta Rumah, Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Paparan dan Proposal Penanganan RTLH Saat Kunker Ke Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina kembali melakukan kunjungan kerja selama berada di Jakarta.

Wali Kota dan rombongan menggelar pertemuan strategis dengan Direktorat Jenderal Perumahan Perkotaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Jakarta, Selasa (24/6/2025). Wali Kota dan rombongan diterima oleh Sesditjen Perumahan Perkotaan, Yusniawati dan jajaran.

Pertemuan ini membahas berbagai upaya percepatan pembangunan perumahan serta penataan kawasan permukiman di Kota Tanjungbalai dan meminta dukungan Pemerintah Pusat dalam hal ini Dirjen Perumahan Perkotaan mendukung program 3 juta rumah di Kota Tanjungbalai.

Wali Kota Tanjungbalai  menekankan bahwa pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab kebutuhan perumahan layak bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Tanjungbalai terus berkomitmen meningkatkan kualitas lingkungan permukiman, terutama di kawasan padat penduduk dan wilayah rawan banjir.

Baca Juga :  Biaya Perawatan Diri yang Sering Terasa Kecil Tapi Konsisten

“Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pembangunan hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Mahyaruddin.

Dalam paparannya dihadapan Dirjen Perumahan Perkotaan beserta jajaran, Wali Kota menyampaikan harapannya pelaksanaan program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi salah satu program Presiden Prabowo Subianto yang ini bertujuan untuk pengentasan kemiskinan, menciptakan kondisi sosial yang mendukung terwujudnya kawasan perumahan dan pemukiman serta kemandirian masyarakat, meningkatkan kemampuan keluarga dalam melaksanakan kualitas hidup secara mandiri berdasarkan sumber daya yang ada khususnya dalam rangka pembangunan perumahan yang ada di Kota Tanjungbalai.

Wali Kota juga  melaporkan  kepada ibu Sesditjen bahwa Kota Tanjungbalai sampai saat ini dari data yang kami miliki, jumlah rumah di Kota Tanjungbalai

sebanyak 40.747 unit, jumlah Rusunawa sebanyak 526 unit dengan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 3.684 unit. Namun data ini masih dapat bertambah seiring dengan kegiatan verifikasi dan penginputan data ke aplikasi e-RTLH yang sedang kami laksanakan.

Baca Juga :  Belum Genap Setahun Dibangun, Jalan Cor di Desa Buker Kampung Galisan Mulai Ngelupas

Lebih lanjut Wali Kota mengatakan, pada tahun 2025 potensi kegiatan penanganan RTLH yang terintegrasi dengan Program Pembangunan 3 juta Rumah Bapak Presiden Parabowo Subianto hanya 85 buah rumah yang terdiri dari Penanganan RTLH melalui APBD dan Potensi Pembangunan oleh Pengembang perumahan.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Tanjungbalai mengusulkan rencana kegiatan Penanganan Perumahan Perkotaan di Kota Tanjungbalai sebesar Rp 1.781.600.000.000,- (Satu Triliun Tujuh Ratus Delapan Puluh Satu Miliar Enam Ratus Juta Rupiah) dengan rincian kegiatan sebagai berikut :

1. Pengadaan Perumahan untuk Mengatasi Backlog Kepemilikan Perumahan sebanyak 14.449 unit sebesar Rp. 1.733.880.000.000.

2. Peningkatan Rumah Tidak Layak Huni di Luar Kawasan Kumuh sebanyak 2.386 unit sebesar Rp 47.720.000.000, sehingga total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 1.781.600.000.000.

“Dengan adanya Penanganan Perumahan Perkotaan yang ada di Kota Tanjungbalai diharapkan dapat mengembalikan fungsi rumah sebagai hunian yang layak, sarana pembinaan keluarga ini sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan sosial penghuni, serta peningkatan nilai aset properti serta diharapkan dapat mempengaruhi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wali Kota mengakhiri paparannya.

Baca Juga :  Diduga Ada Aliran Dana Fiktif Yang Ditemukan BPK di BPBD Kabupaten Wonosobo Tahun 2023, Namun Baru di Laporkan di Tahun 2024. Ada Apa?

Mewakili Dirjen Perumahan dan Kawasan Permukiman, Sesditjen Perumahan Perkotaan Yusniawati menyambut baik dan mendukung program-program perumahan di Kota Tanjungbalai melalui skema bantuan dan pendamping teknis.

Momen ini diharapkan menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Tanjungbalai melalui penyediaan perumahan yang memadai dan penataan kawasan permukiman yang terintegrasi.

Turut hadir Kadis PUTR Tety Juliany Siregar, Kadis Perumahan dan Permukiman Muhammad Amin, Plh Kadis Kominfo Heri Antoni serta jajaran Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Sesditjen Perumahan Perkotaan Yusniawati, Direktur Peningkatan Kualitas Perumahan Perkotaan Noviza Dwiarti Arsyad dan Kasubdit Keterpaduan, Kemitraan dan Kelembagaan Prakarsa Yoga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *