Scroll untuk baca artikel

News

Walikota Medan Inginkan Pendirian Sekolah Unggul Bisa Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

402
×

Walikota Medan Inginkan Pendirian Sekolah Unggul Bisa Bentuk Karakter Anak Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Dalam mendirikan sekolah unggul  pastinya ada tantangan tersendiri, bagaimana sekolah unggulan tersebut benar-benar unggul dari tingkat pendidikannya hingga sampai murid yang dihasilkan memang benar anak-anak yang berkarakter dan menjadi anak unggulan.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas pada pertemuan seminar proposal kajian studi kelayakan pendirian sekolah unggul jenjang SD dan SMP di Kota Medan di ruang rapat III, Kantor Wali Kota Medan, Rabu (4/6/25).

“Sekolah unggul ini seperti apa yang akan dibangun baik itu fasilitasnya atau dari sistem pendidikannya. Jika dari sistem pendidikannya apakah hanya dilihat dari kesantunan, kecerdasan dan prestasi muridnya saja. Namun yang terpenting murid sekolah unggul ini harus berkarakter dan memiliki integritas didalam kehidupannya baik di sekolah maupun dilingkungan keluarga,” kata Rico Waas.

Baca Juga :  Hari Kedua Reses, Ketua DPRD Gunungsitoli Serap Keluhan Masyarakat di Kelurahan Saombo

Rico Waas menambahkan, karakter disiplin bukan disiplin yang sembarangan, tetapi disiplin yang benar-benar sangat disiplin. Diharapkan nantinya sekolah unggul ini bisa melahirkan kedisiplinan, baik dari sisi waktunya dan gurunya serta pola belajarnya.

Baca Juga :  Raih UHC Awards 2024,Walikota Medan Menarget Pelayanan Kesehatan Meningkat dan Bermutu

“Dari tingkatan SD harus betul-betul didisiplinkan dimulai dari bagaimana cara berpakaian dan pembelajarannya serta gurunya yang disiplin dalam aturan-aturannya. Ini semua termasuk dalam membangun mentalitas dari murid itu sendiri”, ujar Rico Waas.

Baca Juga :  Region Head PTPN I Regional 1 Bersilaturahmi dengan Wali Kota Medan

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di ruang kelas, tetapi juga melalui berbagai aktivitas pengembangan diri yang membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan…