Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya literasi digital sebagai bagian dari transformasi pendidikan di era modern.
Penegasan itu ia sampaikan saat meluncurkan Gerakan Literasi Digital Yayasan Parulian sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa Sekolah Parulian,Rabu,(19/11/25).
Ia kembali menegaskan bahwa literasi digital kini menjadi kebutuhan mendasar seiring perubahan pola pendidikan dan pesatnya penggunaan teknologi. Namun ia mengingatkan agar digitalisasi tidak disalahgunakan.
“Digital ini harus menjadi sesuatu yang positif. Jangan sampai kita terjatuh pada penyalahgunaan atau termakan hoaks,” tegasnya.
Wali Kota juga menyoroti meningkatnya peredaran konten berbasis Artificial Intelligence (AI), termasuk video manipulatif yang semakin sulit dibedakan dari fakta. Karena itu, edukasi digital harus melibatkan murid, guru, dan orang tua agar tercipta keluarga yang melek informasi.
Sebelumnya, Ketua Yayasan Pendidikan Parulian, Sopar Siburian, menyampaikan bahwa enam sekolah Parulian di Medan tahun ini menerima 637 bantuan PIP melalui dukungan Anggota DPR RI Prananda Surya Paloh. Rinciannya SMA 122 siswa, SMK 123 siswa, SMP 246 siswa, dan SD 146 siswa.







