Lensa Mata OKU – Warga Desa Keban Agung melakukan aksi unjuk rasa di halaman kantor pemkab OKU pada hari senin (30/10/2023) sekira pukul 10.00 WIB.
Mereka menuntut agar Kades Keban Agung di diberhentikan dari jabatannya sebagai kades yang di anggap warga tidak tanggung jawab melakukan tugas.
Salah seorang warga menuturkan bahwa kantor Desa Keban Agung sering tutup, sehingga warga susah untuk urusan admistrasi dikantor tersebut.
“Bahkan kantor kades pun sering tutup warga mengeluh mau buat surat menyurat pun susah di temui di kantor karna perangkat desa pun tak pernah ada di sna sehingga warga menjadi kecewa atas sikap kepala desa mereka yang sering lalai akan tugas nya yang kata nya melayani warga itu”, ujar salah satu warga Keban Agung
“Bahkan kantor pun seperti hutan belantara karna tidak pernah di buka”, tambahnya.
Aksi demo masarakat Keban Agung juga menuntut bahwa ada bendungan dari PT PLTU yang berada di sungai Ogan yang membendung sungai yang sangat merugikan masyarakat di Desa Keban Agung.
Akibatnya sungai mengecil dan sumur warga kering, mereka juga mengeluh kalo mandi sering gatal- gatal karna sampah tidak mengalir seperti dulu lagi. Bahkan mendapat kan air bersih pun susah, mereka menempuh perjalanan yang sangat jauh demi mendapat kan air bersih.














