Scroll untuk baca artikel
News

Warga Titi Kuning Bantah Isu Maraknya Perjudian dan Keterlibatan Oknum Baju Loreng

507
×

Warga Titi Kuning Bantah Isu Maraknya Perjudian dan Keterlibatan Oknum Baju Loreng

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Delitua – Masyarakat Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, angkat bicara menyikapi pemberitaan yang menyebut adanya aktivitas perjudian dan dugaan keterlibatan oknum berseragam loreng berinisial AS-Naibaho di kawasan Jalan Brigjen Zein Hamid, Gang Florida.

Nurhayati, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah tersebut, membantah keras kabar tersebut. Ia menilai pemberitaan yang beredar di beberapa media pada Senin (21/7/2025) tidak sesuai dengan kondisi lapangan.

Baca Juga :  Ditemukan Adanya Aktivitas Gudang Penimbunan BBM Bersubsidi Jenis Solar di Wilayah Hukum Polres Kudus, Diduga Aparat Penegak Hukum Polres Kudus Terkesan Tutup Mata, Ada Apa?

“Sudah tidak ada aktivitas perjudian seperti yang diberitakan. Saya tiap hari keliling bersih-bersih di beberapa gang di sini. Tidak pernah saya lihat ada perjudian,” ujar Nurhayati kepada wartawan, Selasa (22/7/2025).

Ibu dua anak itu menyayangkan informasi yang dinilai tidak berdasar, apalagi tanpa bukti dokumentasi.

“Kita kecewa dengan berita yang tidak benar. Dokumentasi aktivitas judi pun tidak ada, apalagi menyebut ada oknum loreng, itu sudah menyesatkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Pengelolaan Gaji Pertama agar Lebih Terarah dan Produktif

Ia mengakui bahwa dulunya memang pernah ada aktivitas perjudian di dua lokasi, yakni di Gang Florida dan Gang Baru. Namun, menurutnya, sejak mencuatnya kasus Ferdy Sambo, aktivitas tersebut sudah tidak tampak lagi.

“Dulu memang ada, tapi sejak kasus Sambo, semua berhenti total. Bahkan setahu saya, tidak ada keterlibatan oknum loreng seperti yang disebut,” beber Nurhayati.

Nur juga menuturkan bahwa aparat Polsek Delitua sudah beberapa kali melakukan pengecekan langsung ke lokasi terkait isu perjudian tersebut.

Baca Juga :  Suku Melayu Penduduk Asli di Kabupaten Langkat

“Polisi sudah sering turun dan memberikan imbauan agar masyarakat menjauhi perjudian. Tapi mereka juga tidak pernah menemukan adanya aktivitas judi seperti yang diberitakan,” ungkapnya.

Warga berharap agar media menyajikan informasi yang benar dan berdasarkan fakta di lapangan. Pemberitaan yang tidak terverifikasi dikhawatirkan dapat mencoreng nama baik warga dan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengingatkan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Medan agar tidak cepat puas hanya dengan gelar dan penampilan semata. Duta…

News

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online…

News

BINUS University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu (16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu dasawarsa…