Scroll untuk baca artikel

News

Anggaran Program Jaminan Kesehatan Nasional OKU Tembus Rp 25 Milyar

1047
×

Anggaran Program Jaminan Kesehatan Nasional OKU Tembus Rp 25 Milyar

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Baturaja – Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menyiapkan dana sebesar Rp 25 miliar lebih pada tahun ini atau 2024, Kamis (7/3/2024).

Dana itu disiapkan untuk program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), untuk bagi masyarakat yang kurang mampu di Sebimbing Sekundang yang terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) .

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU, Deddy Wijaya menyebutkan “dana Rp 25 miliar diperuntukan untuk biaya berobat 330.335 jiwa penduduk kurang mampu di OKU yang melalui program JKN,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Taput Dimposma Harap Kerja Kolaboratif Atasi Inflasi

Diberitakan sebelumnya, program berobat pakai Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada rumah sakit dan Puskesmas di Kabupaten OKU, bahkan program ini sudah diberlakukan Pemerintah Kabupaten OKU sejak September 2023 lalu.

Selain pakai KTP, masyarakat OKU yang akan berobat ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan Puskesmas bisa menggunakan kartu keluarga atau KK.

Baca Juga :  Жасанды интеллектінің казино операцияларына әсері

Alur masyarakat OKU yang akan berobat pakai KTP atau KK yaitu, pasien datang ke layanan kesehatan yakni puskesmas dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada rumah sakit.

Lalu petugas melapor ke dinas kesehatan, selanjutnya petugas dinas kesehatan melakukan aktivasi dan mengarahkan ke layanan kesehatan yang dituju yaitu puskesmas, RS kelas C/D, RS kelas B dan A.

Baca Juga :  Bupati dan Wakil Bupati Pesibar Hadiri Rapat Paripurna Peringatan HUT Ke-12 Pesibar

“Selanjutnya pasien akan mendapatkan layanan kesehatan dan menjadi peserta BPJS bantuan pemerintah.
Dengan program JKN, maka masyarakat OKU yang akan berobat ke fasililitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas. Yaitu cukup menggunakan kartu keluarga atau KK, maka sudah bisa dilayani. Peserta JKN, akan dilayani kelas III pada setiap rumah sakit di OKU,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *