Scroll untuk baca artikel

News

Aulia Rachman Saksikan Tiga Pasangan Calon Wali Kota & Wakil Wali Kota Medan Deklarasikan Pilkada Damai

472
×

Aulia Rachman Saksikan Tiga Pasangan Calon Wali Kota & Wakil Wali Kota Medan Deklarasikan Pilkada Damai

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan H. Aulia Rachman bersama unsur Forkopimda, KPU, dan Bawaslu menyaksikan ketiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan mendeklarasikan Pilkada Damai, Senin (28/10) di Hotel Grand Inna.

Kegiatan yang juga dihadiri antara lain oleh pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan, agama, kepemudaan itu ditandai pembacaan dan penandatanganan naskah Deklarasi Pilkada Damai Kota Medan oleh ketiga pasangan calon, yakni Rico Tri Putra Bayu Waas dan Zakiyuddin Harahap, Prof. Ridha Darmajaya dan Abdul Rani dan H.Hidayatullah dan H.A. Yasir Ridho Lubis. Turut menandatangani naskah deklarasi itu Plt. Wali Kota dan unsur Forkopimda Medan.

Dalam kesempatan itu, Aulia mengajak seluruh komponen masyarakat, termasuk ketiga pasangan calon, untuk mewujudkan pilkada yang damai.“Pasangan calon harus siap kalah, siap menang,” ungkapnya.

Baca Juga :  AKTA Minta Kejagung dan Polri Usut Mafia Tanah di PTPN II

Naskah Deklarasi Pilkada Damai Kota Medan itu berisikan komitmen pasangan calon untuk mewujudkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang berkualitas berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Baca Juga :  Polda Sumsel Selenggarakan Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panda Seleksi Penerimaan Terpadu Penerimaan SIPSS T.A 2024

Pasangan calon juga mendeklarasikan mewujudkan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan yang aman dan damai, dengan menjunjung tinggi etika, martabat bangsa dan negara serta menaati peraturan yang berlaku.

Baca Juga :  Kapolres Pakpak Bharat di Dampingi PJU dan Bhayangkari Berbagi Takjil Berbuka Puasa Dalam Rangka Ramadhan Suci 1446 H/ 2025 M

Mereka juga mendeklarasikan untuk menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi, dan provokasi yang berimplikasi terjadinya polarisasi dalam masyarakat, menghindari hoaks, ujaran kebencian, politisasi SARA, dan politik uang, juga menghormati dan menerima hasil pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Tahun 2024.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *