Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menaruh perhatian khusus terhadap keberhasilan Sekolah Rakyat dalam mengubah kehidupan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal ini disampaikan Rico Waas saat menghadiri Open House Sekolah Rakyat bagi orang tua dan calon siswa di Aula BRSODH Bahagia, Jalan Willem Iskandar, Senin (15/6/2026).
“Saya datang lagi dan melihat progresnya sudah mulai terlihat. Anak-anak sudah mulai berani memimpin, mulai tertib dan menunjukkan perubahan perilaku yang positif. Hari ini saya melihat mereka tampil sangat luar biasa dibandingkan saat pertama kali saya datang,” ujar Rico Waas.
Rico Waas juga menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi di Jalan Amal. Kala itu, ia masih menemukan anak-anak yang membawa luka fisik akibat perkelahian jalanan—sebuah realitas keras yang dulunya akrab dengan kehidupan mereka.
Namun, lewat pendekatan pendidikan yang tepat, anak-anak tersebut perlahan bertransformasi. “Dalam waktu sekitar 10 bulan, perkembangan mereka sangat luar biasa. Saya bangga melihat transformasi yang terjadi pada mereka,” katanya.
104 Titik Se Indonesia
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menambahkan bahwa secara nasional, pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat saat ini tengah berlangsung di 93 lokasi. Sepanjang tahun 2026, pemerintah menargetkan pembangunan di 104 titik di seluruh Indonesia.
Dijelaskan Menteri Sosial RI, anggaran sekolah rakyat ini bersumber dari APBN atas arahan Presiden dengan memberikan Mandat pembangunan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Target penggunaan Bulan Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru 2026/2027.








