Scroll untuk baca artikel

News

Bersama Ketua Tim Monitoring TP PKK Sumut, Ketua TP PKK Pakpak Bharat Sampaikan Bahaya dan Penyebab Penyakit Kanker Kepada Masyarakat

792
×

Bersama Ketua Tim Monitoring TP PKK Sumut, Ketua TP PKK Pakpak Bharat Sampaikan Bahaya dan Penyebab Penyakit Kanker Kepada Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pakpak Bharat – Hari ini Ketua Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara mengunjungi Kecamatan Tinada untuk melakukan monitoring dan melihat langsung kesiapan Kecamatan Tinada sebagai salah satu kandidat Kecamatan Terbaik Kategori Kecamatan IVA Test tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024, Rabu (5/6/2024).

Kehadiran Tim yang dipimpin oleh Ny. Latifah Hanum ini, diterima langsung oleh Ketua TP PKK Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor Bersama Camat Tinada, Rudolf Agus Solin, MM dan beberapa pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor menjelaskan hingga kini kanker merupakan penyakit yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Memang ada banyak faktor yang mempengaruhi seperti merokok/terkena paparan asap rokok, mengkonsumsi alkohol, paparan sinar ultraviolet pada kulit, obesitas dan diet tidak sehat, juga kurang aktivitas fisik, dan infeksi yang berhubungan dengan kanker. Penyakit yang menjadi momok mengerikan ini menurut para ahli diperkirakan dapat dicegah hingga 40% kanker, dengan mengurangi faktor risiko terjadinya kanker tersebut.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Pakpak Bharat Hadiri Hari Kesatuan Gerak PKK dan Jambore

“Kanker yang berdasarkan data WHO merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia, juga mengintai di Indonesia. Pemerintah telah melakukan serangkaian langkah untuk menangani penyakit kanker, termasuk kanker serviks yang bersama-sama dengan kanker payudara, mencatat korban jiwa tertinggi di Indonesia,” jelas dia.

Baca Juga :  Polres Nias Selatan Gelar TFG dan Siap Amankan Pilkada Serentak 2024

Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor juga menjelaskan, TP PKK kabupaten Pakpak Bharat sebagai mitra Pemerintah memiliki peran sebagai penggerak, motivator, katalisator, komunikator dan organisator untuk meningkatkan upaya capaian iva test di semua wilayah.

Rendahnya kesadaran kaum perempuan untuk melakukan iva test, adanya budaya malu dan tabu untuk melakukan tes bagi pasangan usia subur usia 30 – 50 tahun yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat menurutnya menjadi kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.

Baca Juga :  Kadis PUPR Tanjab Barat Gelar Kegiatan Rutin Jum'at Bersih Bersama Staff

“Sehingga dengan pelaksanaan kegiatan IVA Test ini menjadi salah satu upaya TP PKK sebagai mitra Pemerintah dalam membantu melaksanakan program pencegahan kanker leher Rahim,” jelas dia.

Pelaksanaan Monitoring Kecamatan Iva Test ini, juga diisi dengan panel diskusi, sertapengarahan-pengarahan dari Tim Monitorng TP PKK Provinsi Sumatera Utara, tentang berbagai perbaikan-perbaikan dan pembenahan yang perlu dilakukan oleh Kecamatan Tinada kedepan, dalam upaya mewujudkan Kecamatan Tinada yang sehat dan bebas kanker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *