Scroll untuk baca artikel
Ekonomi

BRI Otista dan Bakmi Gang Kelinci Kolaborasi Dorong Pembayaran Digital

130
×

BRI Otista dan Bakmi Gang Kelinci Kolaborasi Dorong Pembayaran Digital

Sebarkan artikel ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang (KC) Otista kembali memperluas jaringan merchant unggulannya dengan menjalin kerja sama strategis bersama Bakmi Gang Kelinci, salah satu brand kuliner legendaris yang telah lama menjadi favorit masyarakat Jakarta.

Kerja sama ini diwujudkan melalui penyediaan layanan EDC (Electronic Data Capture) BRI untuk mempermudah transaksi pembayaran non-tunai di seluruh gerai Bakmi Gang Kelinci yang berada di wilayah BRI KC Otista, sekaligus menawarkan promo eksklusif bagi nasabah.

Bapak R.M Yogiprayogi selaku Pemimpin Cabang BRI KC Otista menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari komitmen BRI untuk mendukung digitalisasi UMKM.

Baca Juga :  BRI Branch Office Tanah Abang Dukung Kunjungan Kerja Komisi X DPR RI dan Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen RI dalam Sosialisasi Program Indonesia Pintar 2025

“Bakmi Gang Kelinci adalah ikon kuliner yang telah teruji kualitasnya. Kami bangga dapat memfasilitasi mereka dengan teknologi pembayaran modern (EDC) untuk efisiensi operasional. Selain itu, kerjasama ini sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat untuk beralih ke transaksi cashless yang aman dan cepat,” ujar Bapak Yogi

Baca Juga :  Survei: Indonesia Peringkat 4 Negara Paling Antusias dengan AI​

Penyediaan EDC BRI di Bakmi Gang Kelinci diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bertransaksi, sejalan dengan visi BRI untuk memperkuat ekosistem digital di sektor lifestyle dan UMKM.

Baca Juga :  Nadin Amizah hingga Diskoria Warnai BYNAMIC Fest 2025, Festival Kreatif BINUS SCHOOL Serpong

About PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Region 6/Jakarta 1

Jl. Veteran II No. 8 Gambir Jakarta Pusat 10110
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Banyak investor pemula terjebak pada angka pendapatan besar atau pertumbuhan aset yang fantastis saat mengevaluasi sebuah perusahaan. Namun, indikator yang paling jujur dalam mencerminkan daya tahan sebuah bisnis sebenarnya terletak…