Lensa Mata Pesisir Barat – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat melalaui Dinas P3AKB melaksanakan Rapat gugus tugas evaluasi capaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Pesisir Barat tahun 2023 di gedung pramuka pekon (desa) Kampung Jawa Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (28/11/2023).
Saipullah sebagai Ketua Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Kabupaten Pesisir Barat menyampaikan semoga kita tahun tahun kedepan mendapat penilai kla menjadi madya yang semula dari pratama, dengan itu saya harapkan kepada kita seluruh yang hadir pada hari ini untuk selalu bersinergi dan bekerjasama agar dapat meningkatkan penilaian kla di kabupaten kita ini, harap ketua gugus KLA.
Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati A. Zulqoini Syarif dalam sambutan sekalian membuka acara rapat gugus KLA menyampaikan pertemuan gugus tugas yang dirangkai dengan evaluasi Kabupaten layak anak merupakan momen penting bagi kita semua dalam rangka mengevaluasi program-program KLA yang telah kita canangkan dan tetap untuk menciptakan sumber daya manusia berkualitas tinggi di masa depan untuk mewujudkan itu semua kita perlu merapatkan Barisan penyamakan persepsi dan langkah sehingga kebijakan dan program yang disusun benar-benar saling bersinergi saling mengisi dan tidak tumpang tindih melalui pertemuan kita hari ini selanjutnya saya yakin kita semua yang berada dalam ruangan ini sepakat bahwa sumber daya manusia unggul di masa depan seperti yang kita harapkan harus dipersiapkan secara khusus melalui sebuah strategi dan sistem yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai tindak kekerasan dan diskriminasi.
Indikator KLA terdiri dari 24 indikator yang didasarkan pada substansi hak-hak anak yang diamanatkan dalam undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Konvensi hak anak (KHA) substansi hak anak tersebut dikelompokkan ke dalam 5 Cluster pemenuhan hak-hak anak dalam konvensi hak anak terdiri :
1. Hak sipil dan kebebasan.
2. Lingkungan keluarga dan pengasuh Han alternatif .
3. Kesehatan dasar dan kesejahteraan.
4. Pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya.
5. Perlindungan khusus.
Selanjutnya kami sangat berharap indikator-indikator KLA tersebut tidak berhenti menjadi sederet check list evaluasi KLA tetapi dapat menjadi acuan bagi kita semua dalam memenuhi hak-hak anak melalui pengembangan KLA yang terintegrasi ,holistik dan berkelanjutan maka dengan ini rapat gugus tugas KLA pada hari ini resmi saya buka.
Hadir dalam rapat tersebut Bupati yang diwakili Wakil Bupati A. Zulqoini Syarif, Kepala Dinas P3AKB dr. Budi Wiyono, Ketua Gugus KLA Saipullah, Ketua DPRD, Kepolisian Pesisir Barat, Kejaksaan, TP PKK, Perwakilan seluruh OPD, 11 Camat, 11 Kepala Puskesmas, Forum Anak, dan seluruh para undangan yang hadir.










