Lensa Mata Medan || Pencipta lagu asal Sumatera Utara yang satu ini bertekat menggegerkan blantika musik tanah air Indonesia. Bukan tanpa alasan, suksesnya album lagu berjudul syahara, yang dibawakan Thomas Arya salah satunya, serta sederetan lagu lainnya itulah yang meyakinkan sang pencipta lagu bernama Emen ini, membuat tekadnya semakin mantab untuk ikut bersaing menggemparkan Musik dan lagu di Tanah air bersama para pencipta lagu lainnya di blantika musik Indonesia.
” Semakin termotivasi bagi saya untuk ikut meramaikan dunia permusikan di Tanah air ini. Sukses beberapa lagu ciptaan saya yang salah satunya dinyanyikan oleh Thomas Arya berjudul Syahara, membuat saya semakin termotivasi untuk ikut menggemparkan dunia musik di Indonesia, sebagai bentuk sumbangsih saya kepada bangsa dan negara Indonesia ini,” ungkap pria yang masih berusia 50 tahun ini, kepada wartawan, Minggu (1/10/23), di Medan.
Kemudian kata Emen, selain Thomas Arya, juga banyak yang telah diorbitkannya menjadi artis yang lagunya mulai viral di media-media sosial. Terkhusus artis – artis lokal Kota Medan, seperti misalnya, Rhanna (28). Bahkan Rhanna saat ini dipercaya menjadi Menthor seorang artis cilik Princess Hurrem, untuk merilis album terbarunya di Jakarta.
Rhanna
” iya bang, Rhanna sekarang sudah mendapat tugas baru untuk menjadi mentor salah seorang artis cilik di Jakarta. Yaitu Princess Hurrem, yang sebelumnya telah meriliskan album berjudul ‘My Bestie’ dan sempat viral beberapa bulan yang lalu. Dan lagi baru yang dimentori oleh Rhanna ini sedang dalam proses penggarapan,” sebut Emen.
Bahkan kata Emen lagi, Minggu depan Rhanna juga akan rekaman di Jakarta dan sekaligus menjalankan pekerjaan barunya sebagai mentor artis cilik Princess Hurrem.
Kemudian artis Kota Medan selain Rhanna ungkap Emen yang tinggal di Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang ini, ada artis lainnya seperti Nita Syahara. Nita yang sering membawakan lagu – lagu ciptaan Emen ini, sekarang menjadi mentor para penyanyi baru berbakat.
“Kita salurkan pengembangan bakat Rhanna dan Nita ini ke label musik nasional di Jakarta lewat PT Talenta Musik Indonesia (TMI) untuk membesarkan dan mengharumkan Sumatera Utara di kancah permusikan Indonesia,” ujarnya.
Nita Syahara
Pada kesempatan itu, Emen juga berkeinginan meramaikan kembali lagu anak-anak yang dinilainya saat ini mulai redup dengan mengorbitkan artis-artis cilik berbakat.
“Yang saya lihat sekarang ini sudah semakin berkurang lagu anak – anak. Makanya saya berkeinginan kita untuk menggarap lagu anak – anak. Dan semoga bisa mendapat dukungan serta animo dari masyarakat Indonesia, dan warga Sumatera Utara Khususnya,” ujar Emen mengakhiri.(LM/red)).







