Scroll untuk baca artikel

News

Esensi Kurban menurut Walikota Medan :  Kebahagiaan Bukan untuk Dinikmati Sendiri

170
×

Esensi Kurban menurut Walikota Medan :  Kebahagiaan Bukan untuk Dinikmati Sendiri

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Suasana Hari Raya Iduladha 1447 H di Masjid Al-Muttaqin, Jalan Hanura, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, terasa begitu hangat dan penuh kekeluargaan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung untuk menyaksikan penyembelihan hewan kurban yang berasal dari pejabat Pemko Medan di masjid yang ia sebut sebagai “rumah sendiri” itu, Rabu (27/5/2026).

Baca Juga :  Peringati Hut Kota Medan Ke 434, Wali Kota Medan Ziarah ke Taman Makam Pahlawan

“ini kali kedua selama saya menjadi wali kota melaksanakan kurban di Masjid Al-Muttaqin ini. Istilahnya enggak lengkap kalau kurban tidak di rumah sendiri,”ujar Rico Waas dengan penuh candaan.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas menekankan esensi dari makna berkurban sebagai bentuk pengorbanan, keikhlasan, dan berbagi kebahagiaan.

“Yang namanya kurban adalah kita pengorbanan, keikhlasan, juga untuk berbagi bersama. Kebahagiaan itu bukan hanya untuk dinikmati sendiri. Kesenangan itu bukan hanya untuk kita nikmati secara pribadi, tapi kebahagiaan itu layaknya baik untuk kita semua,”bilang Rico Waas.

Baca Juga :  Kejati Sulsel Berbagi Tali Asih Bersama Anak Yatim di Momen Hari Bhakti Adhyaksa Ke-64 dan HUT IAD Ke-24

Dimana Pemko Medan sendiri menyumbang sebanyak 124 ekor yang terdiri dari 105 ekor sapi dan 19 ekor kambing. Hewan kurban tersebut dihimpun dari para ASN Pemko Medan. Sementara itu selebihnya berasal dari kaum muslimin se-kota Medan dengan jumlah sebanyak 7.091 ekor sapi, 105 ekor kerbau, 3.170 ekor kambing, dan 108 ekor domba. Selain itu, secara pribadi Wali Kota Medan beserta keluarga juga turut menyumbang dua ekor sapi untuk di kurbankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *