Lensa Mata Nias Selatan – Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nias Selatan nomor urut 2 (dua), Firman Giawa, S.H., M.H., dan Robert Maduwu Zolago Dakhi, S.E menjawab semua pertanyaan panelis (pembicara) dengan cukup lugas dan berbasis data akademik dalam Debat Publik pertama, antar paslon Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nias Selatan di Aula BKPN, Kecamatan Telukdalam Kabupaten Nias Selatan Provinsi Sumatera Utara, Jumat (25/10/2024) kemarin sore.
Bertemakan “Optimalisasi Sumber-sumber PAD dan Pemanfaatan Sumber Daya Alam serta Peningkatan Ekonomi Kreatif,” paslon “Firman-Robert” menyampaikan bahwa dengan melihat kondisi tenaga kerja saat ini di Nias Selatan didominasi oleh kaum milenial (kelahiran tahun 1981-1996/saat ini berusia 24-39 tahun), maka kesempatan itu harus bisa dimanfaatkan dengan baik dengan menggalakkan program industrialisasi pertanian.
“Pemerintah harus bisa memanfaatkan potensi demografi yang didominasi oleh kaum milenial saat ini dengan mengajak kaum milenial bangga menjadi petani,” ujar Robert pada saat menjawab pertanyaan Panelis seputar program konkretnya dalam menggerakkan kaum milenial untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di Nias Selatan.
Tambah Robert, mewujudkan itu, tentuny harus dimulai dengan membuka Balai Latihan Kerja (BLK) atau pelatihan-pelatihan terutama di bidang pertanian.
“Telah kita mulai dan lakukan dimana melalui yayasan yang telah kami urus saat ini, telah mengirimkan putra/putri kita keluar Nias Selatan bahkan ke luar Indonesia untuk belajar di sektor pertanian berbasis digital,” jelas Robert.
Kelak, sambungnya, putra/putri Nias Selatan yang dikirimkan pihaknya belajar di luar itu, akan menjadi contoh dan mampu menjadi “entrepreneur” (Jiwa pengusaha) yang handal serta sukses di tengah-tengah masyarakat ke depan.
“Tujuannya adalah tidak ada lagi masyarakat kita yang malu berprofesi sebagai petani, harus bangga menjadi petani karena dengan bertani berbasis digital dipastikan akan tercipta masyarakat sejahtera,” tegasnya.
Ditambahkan Firman Giawa, jika terpilih memimpin Nias Selatan, akan memberi perhatian dalam memenuhi kebutuhan dan memfasilitasi tersedianya sarana dan prasarana bagi petani milenial.
“Jika Tuhan berkehendak dan diberi kesempatan untuk memimpin Nias Selatan, kami akan hadir ditengah-tengah petani milenial untuk menjawab kebutuhannya di sektor pertanian, terutama sarana dan prasarana penunjang program tersebut,” pungkas Firman.
Untuk diketahui bahwa panelis dan undangan lainnya yang hadir saat itu adalah, Dr. Fotarisman Zalukhu, S.K.M., M.Si, M.P.H (dosen FISIP USU) sekaligus bertugas sebagai moderator, Dr. Tonny P. Situmorang, MA (Kaprodi Magister Ilmu Politik USU), Dr. Janpatar Simamora, S.H., M.H (Dekan Fakultas Hukum UHN Medan) dan Dr. Dimpos Manalu, S.Sos, M.Si (Associate Consultant Circle Indonesia dan dosen UHN Medan) serta Forkopimda, Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu, Kepala OPD Lingkup Pemkab Nias Selatan, pendukung paslon, LSM dan Pers.













