Kembali ke MT, dia mengaku meminta dihormati AMS dan anaknya dinafkahi. Dia mengharapkan, AMS tak menjadikannya seperti sampah. “Inti nya pak,saya ingin dihormati si mario ini dan dinafkahi
Anaknya. Jgn seperti sampah saya dibuat nya,” tulisnya di laman Whats Appnya, Sabtu (25/11/2023).
Dia bahkan mengaku tak ada transaksi apapun saat berhubungan badan dengan AMS. “Kecuali saya siap xxxx dibayar wajar dibuat sperti itu. Ini kan tidak,” tulisnya lagi.
MT juga menyayangkan, dugaan Walikota Medan Bobby Afif Nasution diam atas tabiat bawahannya itu. “Artinya pak boby tau kan pak? Tapi diam gitu pak,” ujarnya.
MT menuding AMS sok dan seakan tak bersalah. Dia mengaku siap mengajukan bukti atas kelakukan pejabat itu. “Malah si mario masih sok ya pak. Ya benar pak. Macam tak bersalah. Masalah perzinahannya kan ada bukti. Tidak usak ke pengikaran dan penelantaran anak,” tegasnya.
Panjang lebar, MT memaparkan, AMS tak mau melakukan tes DNA atas balita hasil hubungan mereka itu. AMS juga ditudingnya tak mau menafkahi anak mereka dan tak peduli. Diharapkannya AMS dinonjobkan dulu dari jabatannya menunggu proses masalah itu.
“Si mario ini kan tak mau tes dna,tak mau nafkahi artinya tidak peduli. Menurut aku pak cmn lah supaya dia di non job kan dulu pak.Enak x pak ada masalah pelanggaran kok bisa masih diatas duduk,,gimana pak wali apa gak diperiksa gitu pak. Kemarin dia cerita sama saya,,jabatan hancur tidak masalah pak,” pungkasnya.
Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah Medan mengaku Kepala Badan Kesbanglinmaspol Medan AM dilaporkan wanita berinisial MT atas dugaan penelantaran anak.
Meski telah mendapatkan laporan berupa tembusan surat MT ke Kaban Kesbanglinmaspol Medan atas dugaan penelantaran anak, Kepala Inspektorat Medan Sulaiman Harahap mengaku masih menunggu perkembangan atas masalah yang menjerat mitra sesama eselon II di Pemko Medan ini.










