Scroll untuk baca artikel
Uncategorized

Kirab dan Pembagian 10 Juta Bendera Sukses, Malra Wakili Maluku Terima Anugerah Penghargaan dari Mendagri

1108
×

Kirab dan Pembagian 10 Juta Bendera Sukses, Malra Wakili Maluku Terima Anugerah Penghargaan dari Mendagri

Sebarkan artikel ini

LANGGUR, lensamata.id – Keberhasilan Pemerintah Daerah dalam menyukseskan pelaksanaan Kirab dan Pembagian 10 Juta Bendera di dataran Pulau Kei Besar dan daratan Pulau Kei Kecil, menghantar Maluku Tenggara (Malra) Wakili Maluku Terima Anugerah Penghargaan dari Mendagri.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Maluku Tenggara Karel Rahajaan, S.Sos dalam konferensi pers bersama sejumlah media diruang kerjanya Rabu, (6/9/2023) siang.

Berdasarkan surat Kementerian Dalam Negeri Nomor: 400.10.1.1/1965/SJ tanggal 7 April 2023, Perihal pembagian 10 juta bendera untuk memeriahkan HUT RI ke-78 tahun 2023 maka bapak Bupati dengan inisiatif gagasan dan idenya yang didukung oleh Forkopimda dalam hal ini TNI dan Polri sehingga pembagian 10 juta bendera merah putih ini diadakan Kirab Merah Putih.

Kegiatan Kirab Merah Putih ini dengan tujuan yang pertama melakukan upacara bendera di 78 titik yang melambangkan HUT RI ke-78 dan inspekturnya langsung dipimpin oleh pak Bupati dan Komandan TNI/Polri (Kapolres, Dandim 1503 Maluku Tenggara, Danlanal Tual dan Danlanud Dominicus Dumatubun.

Dan saya sendiri selaku Sekretaris Kesbangpol selaku Komandan Upacara mengelilingi 78 titik.

Dari 78 titik itu kita melewati semua Desa/Ohoi di 192 Ohoi, kecuali Tanimbar Kei, Ur Pulau dan Warbal. Dan mendapat dukungan sepenuhnya dari seluruh lapisan masyarakat baik itu jajaran pendidikannya, Guru-gurunya, tokoh adatnya, tokoh agamanya, para Camatnya, Kepala Ohoi secara keseluruhannya, seluruh masyarakat mendukung.

“Sehingga, itu titik starnya dimulai tanggal 12 Agustus yang dimulai dari Desa Ohoiraut Kecamatan Kei Besar Utara Timur dan finisnya di Kantor Bupati. Sedangkan finis untuk 78 titik itu ada di Desa Sathean Kecamatan Kei Kecil.”

Baca Juga :  Hadiri Halal Bi Halal Al Washliyah Langkat, Syah Afandin Ajak Taati Allah

Dan katong masuk di kantor Bupati itu tepat pukul 18:10 WIT, dengan membawa Bendera Pusaka itu lalu diserahkan ke pak Bupati. Lalu, tanggal 17 itu dikibarkan.

Sehingga Kesbangpol berkewajiban melaporkan kegiatan pembagian 10 juta bendera merah putih ini dalam bentuk pelaksanaan kegiatan Kirab Merah Putih ke Kementerian Dalam Negeri. Yang akan menilai seluruh provinsi dan kabupaten/Kota seluruh Indonesia berjumlah 598.

Dari situ, maka tanggal 18 itu melalui Kemenko Sumber daya manusia dan kebudayaan langsung turun di Maluku Tenggara untuk melakukan monitoring dan membawa penghargaan pertama pada waktu itu, diserahkan diaula Kodim 1503 Tual dan disaksikan langsung oleh pak Kapolres, pak Dandim, Plh Sekda, Kesbangpol lengkap ditambah dengan Kabag protokoler.

Setelah mendengar langsung, Kemenko Sumber daya manusia dan kebudayaan kemudian melakukan wawancara dengan pelaku-pelaku yang terlibat dalam Kirab Merah Putih tersebut (pak Kapolres, pak Dandim) dan menceritakan. Ditayangkan video itu dari Ohoiraut sampai dengan titik akhir

Dari situ setelah melakukan monet, kemudian mereka kembali dan melakukan penilaian oleh departemen dalam negeri sehingga dari 598 itu Maluku Tenggara masuk ke dalam peringkat ke-11 dalam undangan dimaksud melalui surat undangannya kementrian dalam negeri yang akan mendapat penganugerahan penghargaan dari Presiden Republik Indonesia yang akan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri kepada gubernur dan Bupati. Sehingga dikeluarkan surat ke Kabupaten Maluku Tenggara tanggal 30 Agustus tahun 2023 untuk pak Bupati hadir langsung pada hari Jumat tanggal 8 September 2023 untuk menerima penghargaan tersebut.

Baca Juga :  409 Guru Di Tanggamus Tandatangani Kontrak Kerja Sebagai PPPK

Dari rentetan perjalanan Kirab Merah Putih ini luar biasa. Banyak sekali masyarakat itu merasa bangga karena baru pertama kali kegiatan ini di Maluku Tenggara dan malahan di seluruh Indonesia baru pernah terjadi kirab merah putih dan lokasi-lokasi upacaranya di Ohoi-ohoi di titik-titik tersebut dan dipimpin langsung oleh Bupati, Kapolres, Dandim, Danlanal dan Danlanud.

Dan itu mendapat apresiasi dan dukungan sepenuhnya, terima kasih. Jadi, kami sebagai Kesbangpol yang menjaga keutuhan, integritas, ideologi dan wawasan kebangsaan dalam HUT RI ke-78 ini menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas prestasi yang diraih ini adalah benar-benar ketulusan dari pak Bupati. Gagasan dari bapak Thaher Hanubun untuk bagaimana melihat Maluku Tenggara secara utuh sehingga bendera merah putih itu hanya merah dan putih tetapi hati nurani pak Thaher itu bagaimana mengikat Yut dan Nuhu Roa ini menjadi satu.

Tidak ada perbedaan, walaupun kita jalan kaki, ada naik mobil tapi dia punya nilai-nilai keunikan itu tersendiri menjadi satu kekuatan. Jadi kami menyampaikan terima kasih lebih khusus kepada media cetak dan elektronik yang mempublikasikan sehingga mendapat hadiah ini. Kalau tanpa dukungan media cetak dan elektronik tidak mungkin Pemerintah Daerah hadiah.

Karena ini, media cetak, elektronik seluruhnya publikasi malahan di RRI pro 3 juga mengundang Bupati untuk wawancara langsung pada saat itu.

Baca Juga :  Gelar Operasi Zebra Toba 2023, Kapoldasu: Tingkatkan Disiplin Berlalu Lintas

Tanggal 19, kita disini dengan Kemenko Sumber daya manusia dan kebudayaan pak Bupati juga disana. Jadi kita sore, pak Bupati disana pagi.

Jadi, melalui penghargaan ini kami menyampaikan terima kasih kepada pak Bupati Drs. M. Thaher Hanubun atas gagasan ini semoga kedepan tetap dilaksanakan lebih ditingkatkan pada titik-titik yang lain. Sehingga mudah-mudahan setiap Ohoi bisa mengalami upacara langsung yang dipimpin oleh Pak Bupati, Pak Sekda bersama komandan TNI dan polri.

Tanggal 8 ini pak Bupati tidak sempat hadir karena lebih mencintai masyarakatnya, lebih mencintai agenda-agenda besar yang ada disini seperti Nen Dit Sakmas yang hari ini dimulai dengan Napak Tilas besok puncaknya, lusa ada peresmian Mesjid di Ohoiwait, lanjut di mataholat, lanjut peletakan batu pertama di rahangiar dan peresmian Gereja di fako sehingga ada perwakilan yang ditugaskan Kaban Kesbangpol untuk menerima hadiah dimaksud bersama-sama dengan gubernur dan Bupati yang lain.

Jadi, ada 5 gubernur dan 14 Kabupaten/Kota. Untuk Maluku itu Maluku Tenggara mewakili, walaupun tual itu lebih meriah tapi implementasi tual seng sama dengan kita. Kita benderanya banyak, kemudian masyarakatnya lebih banyak sehingga keunikan tersendiri. Kemenko langsung turun monitoring dan lihat langsung jadi sebagai komandan upacara merasa bangga melihat langsung, masyarakat antusias dan hadiah ini bapak Thaher mempersembahkan untuk Maluku Tenggara untuk mengakhiri masa jabatannya semoga kedepan kita tetap menyatu untuk membangun Maluku Tenggara yang lebih maju dan hebat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *