Lensa Mata Langgur – Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku Ir. Nurhayati Padang, M.Si dalam sambutannya mengatakan, salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam upaya peningkatan mutu Masyarakat kita adalah melalui pola konsumsi pangan yang berkualitas yakni beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).
“Kesadaran untuk megkonsumsi pangan lokal sebagai menjadi pangan berkualitas dan memenuhi standar beragam, bergizi seimbang dan aman hanya dapat tercapai apabaila ada persepsi yang tepat dari semua pihak,” kata Nurhayati dalam sambutannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Provinsi Maluku di Aula Suita Hotel Langgur, Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Jumat, (1/12/2023) pagi.
Untuk mengurangi konsumsi beras dan terigu, perlu dilakukan upaya pengembangan sumber daya pangan lokal kita seperti jagung, Ubi kayu, Ubi Jalar, pisang, Talas, Sukun, dan lain-lain yang keberadaannya ada di sekitar kita dengan jumlah yang melimpah.
Rendahnya aksesibilitas pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan wilayah mengancam penurunan konsumsi makanan yang beragam, bergizi-seimbang, dan aman ditingkat rumah tangga.
Pada akhirnya akan berdampak pada semakin beratnya masalah kurang gizi masyarakat, terutama pada kelompok rentan yaitu ibu, bayi dan anak, sehingga keragaman pangan lokal, baik sumberdaya laut maupun hutan dan kebun adalah memiliki peranan yang sangat penting dalam upaya meningkatkan perbaikan gizi dan derajat Kesehatan ibu dan anak guna mewujudkan generasi emas tahun 2045 nanti.
“Oleh karena itu maka kegiatan sosialisasi B2SA ini saya anggap cukup strategis didalam melakukan transformasi dan kolaborasi antar TP PKK Provinsi Maluku, TP PKK Kabupaten Maluku Tenggara, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku dan Dinas
Ketahanan Pangan Kabupaten Maluku Tenggara,” tegasnya.
Presepsi yang tepat akan membangun perilaku terhadap upaya peningkatan asupan pangan dan nilai gizi yang seimbang, oleh karenanya saya mengajak kepada kita semua agar proses edukasi yang kita buat melalui Sosialisasi ini dapat diaplikasikan secara permanen pada seluruh lapisan Masyarakat.
Adapun Dimensi kesadaran gizi dapat direalisasikan dalam aspek edukasi, pendidikan, dan promosi termasuk kegiatan Sosialisasi B2SA.
Diakhir sambutannya, Nurhayati Padang mengajak semua peserta untuk terus belajar mengembangkan diri dan mengasah potensi daerah sebagai agen pembaruan, yang kreatif dan inovatif guna mengembangkan dan mentranformasi produk penelitian didalam aneka olahan pangan lokal yang memenuhi standard beragam, bergizi, seimbang dan aman.
“Selanjutnya dengan mengucapkan Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa saya membuka dengan resmi acara Sosialisasi Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman di Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2023,” tutupnya.
Kegiatan Sosialisasi Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) tersebut dilanjutkan dengan, penyampaian materi oleh Narasumber Ny. Ernny J. K. Putnarubun, Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maluku Tenggara dipandu moderator Ny. Asri Rahim, S.E, M.Ec, Dev dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Maluku.








