Scroll untuk baca artikel

News

Longsor di Taput Renggut Nyawa Seorang Balita Tak Berdosa

1185
×

Longsor di Taput Renggut Nyawa Seorang Balita Tak Berdosa

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Taput – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Tapanuli Utara, mengakibatkan sebuah rumah di Dusun Lumban Jurjur, Desa Hutatoruan III Kecamatan Tarutung, Taput, tertimbun tanah longsor dan menelan korban jiwa seorang balita, Kamis (9/5/2024), sekira pukul 19.30 WIB.

Rumah yang tertimbun tersebut adalah milik Ronel Lumbantobing (39), sedangkan anaknya yang menjadi korban yaitu ML (4).

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, melalui Kasi Humas Aiptu W Baringbing, kepada wartawan mengatakan, keterangan dihimpun petugas saat turut menanggulangi longsor, seorang saksi Josua Gultom (44) tetangga korban, menjelaskan saat kejadian hujan deras, posisi rumah korban tepat di bawah tebing gunung.

Baca Juga :  Kejati Sumut Janji Pelajari LHP BPK RI 2023 Atas Tata Kelola PTPN II 2021-2023

Tiba-tiba saksi mendengar ayah korban berteriak dari rumahnya dan memanggil-manggil nama korban. Lalu saksi berlari menuju rumah korban dan melihat bagian ruang tengah sudah tertimbun tanah longsor.

Baca Juga :  Rico Waas Berjanji Perjuangkan Aspirasi Buruh

Saat itu ayah dan ibu korban berusaha menggali tanah yang menimpa rumah mereka, karena sebelum kejadian korban sedang bermain di bagian ruang tengah.

Sejumlah tetangga berusaha membantu menyelamatkan korban dari timbunan tanah. Sekira 45 menit korban berhasil ditemukan dan langsung dilarikan ke rumah sakit Tarutung. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Dimposma Sihombing Dilantik Menjadi Pj Bupati Taput

Keterangan ibu korban Rohmala Sari Banjarnahor (35), sebelum kejadian korban sedang bermain sendirian tepat di ruang tengah yang tertimbun tanah longsor. Mereka sedang duduk-duduk karena kondisi hujan deras dan posisi rumah bagian samping hanya satu meter di bawah kaki gunung.

“Polisi bersama BPBD Taput sedang melakukan pembersihan dan penanggulangan untuk mengantisipasi terjadinya tanah longsor susulan,” ujar Aiptu W Baringbing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *