Scroll untuk baca artikel
News

Medan Boyong Adipura, Bukti Keberhasilan Walikota Laksanakan Program Prioritas Kebersihan

1258
×

Medan Boyong Adipura, Bukti Keberhasilan Walikota Laksanakan Program Prioritas Kebersihan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Piala Adipura yang diidam-idamkan selama 12 tahun belakangan ini akhirnya berhasil diraih Pemko Medan. Ini membuktikan keberhasilan Wali Kota Bobby Nasution dalam melaksanakan program prioritas bidang kebersihan. Orang nomor satu Pemko Medan ini berhasil membangun kolaborasi dan membangkitkan semangat masyarakat menjadikan kota ini bersih.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Muhammad Husni dalam Podcast Kolaborasi Medan Berkah yang digelar Dinas Komunikasi Informatika Medan, kemarin.

“Keberhasilan membangun kolaborasi dan membangkitkan semangat masyarakat ini membuat Medan yang telah 12 tahun belakangan ini belum berhasil, akhirnya bisa meraih penghargaan Adipura,” ucapnya dalam wawancara yang berlangsung di Studio Podcast Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Medan.

Baca Juga :  SINERGI SUCOFINDO-SUKAWA EDUPARK: WUJUDKAN PUSAT PETERNAKAN BERKELANJUTAN DARI HULU HINGGA HILIR

Dalam podcast dengan host Kabid Statistik dan Informasi Publik Dinas Kominfo Medan Rizka Firdahlia itu Husni menerangkan, ada tujuh indikator penilaian dalam pemberian penghargaan Adipura, yang intinya adalah penguatan infrastruktur, penyiapan SDM, dan penyiapan sarana prasarana.

Selain itu, lanjutnya, indikator pelibatan peran serta secara berjenjang baik pelaku, penggiat, pemuka masyarakat melalui aksi-aksi yang dilakukan Pemko, inovasi-inovasi yang dibangun untuk membangun tata kelola persampahan dan lingkungan, termasuk perkantoran yang hijau, humanis dan asri.

Baca Juga :  Diduga Pasar Tak Berizin, Pungli dan Tak Bayar Pajak, Pengelola Bazar UMKM Medan Utara Dilaporkan

Husni mengatakan, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. “Kerja ini harus melibatkan seluruh aspek teknis, baik di tingkat lingkungan, ada pasar, ada masyarakat, perkantoran dan tidak kalah pentingnya penataan TPA yang menjadi penilaian utama.”

Selain itu, lanjutnya, harus dilakukan melaksanakan tata kelola Kebijakan dan Strategi Daerah (JAKSTRADA) secara masif. “Harus ada peran masyarakat, lalu adanya pusat-pusat pengumpulan sampah, pusat-pusat pengendalian tata kelola sampah yang semuanya melibatkan konseptor, pelaku dan hunian.

Baca Juga :  Kajati Sulsel Gelar Luhkum di SMPN 22 Makassar

“Nah semuanya itu kan menunjukkan perlunya kolaborasi yang harus diraih secara bersama,” ungkapnya.

Husni menyampaikan, Pemko Medan mengapreasiasi warga Kota Medan yang memiliki kesadaran membuat kota ini indah dan bersih.

“Adipura adalah perlambangan sebuah capaian secara bersama yang dikelola secara masif, yang dibentuk secara kebersamaan, dan inilah yang diraih warga kota ini,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Aceh Besar – Ketua MPW Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Aceh, Dr Taqwaddin, menegaskan bahwa ICMI harus mampu menjadi kekuatan intelektual sekaligus tumpuan masyarakat dalam menggerakkan kemajuan Aceh…