Scroll untuk baca artikel

News

Nek Suryani Dua Hari Tidak Makan dan Tidur di Bawah Pohon Kelapa Sawit

758
×

Nek Suryani Dua Hari Tidak Makan dan Tidur di Bawah Pohon Kelapa Sawit

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Sergai – Sungguh menyedihkan melihat kehidupan dan nasib yang dialami oleh Nek Suryani yang kini berusia 69 tahun, seorang janda tua, tinggal di Dusun satu Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

Menurut pengakuannya, Sabtu (8/2/2025), ia pernah tidak makan selama dua hari, karena tidak ada Beras,lauk pauk di rumah yang di tumpanginya untuk dimasak.

Ia juga menceritakan sulitnya mendapatkan uang ketika anaknya juga tidak ada uang dan untuk mendapatkan uang sebut Nek Suryani, ia pernah menjual kain Sarung hanya untuk memenuhi kebutuhan makan sehari saja, tapi sudah di sodorkan kemana-mana tidak ada yang mau beli, terakhir tidak makan satu hari itu juga.

Baca Juga :  Dugaan Kasus Pemerasan di Cilacap, Pimpinan Tribuncakranews Angkat Bicara

Ia mengaku ada menerima bantuan dari Pemerintahan Desa Pematang Kuala bantuan sebanyak 3 kali di tahun 2023 dan tahun 2024, hanya dua kali ia menerima bantuan tersebut. Setelah itu tidak ada lagi hingga sekarang.

Sementara rumah yang sekarang ini di tempati kata janda tua ini, bukan miliknya, melainkan milik familiy dan ia hanya menumpang, tidak bayar sewa.

Nah belum lama ini kata nya, ia pernah tidur di bawah Pohon Kepala Sawit dengan tenda karena tidak dapat tumpangan. Sedangkan WC, ia masih menumpang dengan tetangga.

Baca Juga :  Ini Komitmen Wali Kota Pada Rapat Paripurna RPJMD di DPRD Medan

Begitu juga untuk memasak makan sehari – hari, ia hanya mempergunakan kayu bakar karena tidak sanggup beli Gas Elpiji.

Keseharian sambungnya, ia bekerja sebagai tukang kusuk,namun tubuhnya sudah tidak kuat dan tidak sanggup lagi mengusuk orang karena sudah lanjut usia.

“Kehidupan pahit ini sudah belasan tahun ia jalani tanpa seorang suami sebagai tulang punggung,” ucapnya dengan nada sedih. Beginilah nasib kalau seseorang perempuan sudah tua dan menjadi janda, tidak ada rumah terpaksa numpang.

Ia bermohon kepada Pemerintah Pusat, Provinsi Sumatera Utara, Kabupaten Serdang Bedagai dan Presiden Prabowo berkenan kira nya membantu janda tua yang miskin ini yang tidak punya tanah juga rumah.

Baca Juga :  Sampaikan Pidato Perdana di DPRD, Wali Kota Selaraskan Program Tanjungbalai EMAS dan Astacita Presiden Prabowo

“Tolong bantu saya buatkan rumah ya pak Prabowo,” ucapnya dengan nada tersedih-seduh sembari mengusap air mata yang mengalir.

Di tempat yang sama, Butet selaku tetangga, membenarkan bahwa Nek Suryani masih menumpang di rumah termasuk yang punya itu keluarganya. Untuk makan terkadang Nek Suryani itu minta ke tetangga agar kebutuhan sehari-hari khususnya untuk makan dapat terpenuhi. Dan memang ada saya ketahui Nek Suryani jual Kain Sarung hanya untuk beli beras tapi tidak seorang pun yang membeli kain sarung di kampung ini. Dia menjadi sedih dan menangis.Beber Butet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Kuliah di luar negeri adalah impian bagi banyak mahasiswa walau proses transisinya sering kali penuh tantangan. Tanpa persiapan yang matang, perbedaan sistem akademik dan standar penilaian bisa menjadi kendala serius…

News

Sebagai orang tua, wajar kalau kita ingin memberikan perlindungan terbaik untuk si kecil. Saat memilih sunscreen, banyak yang langsung berpikir: “Semakin tinggi SPF, pasti semakin bagus.” Tapi benarkah SPF tinggi…