Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Nelayan Pasar Krui Meninggal Tersambar Petir Saat Sedang Mencari Ikan

2944
×

Nelayan Pasar Krui Meninggal Tersambar Petir Saat Sedang Mencari Ikan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pesisir Barat – Seorang nelayan asal Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), meninggal dunia akibat tersambar petir saat sedang mencari ikan bersama rekannya di perairan kuala stabas, Kecamatan Pesisir Tengah, Jum’at (19/4/2024).

Lurah Pasar Krui, Emi Widi membenarkan musibah yang menimpa warganya tersebut atas nama Restu Nopenta (31), kejadian tersebut terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 15.30 WIB.

Baca Juga :  Taman Wisata Alam Punti Kayu di Lalap Sijago Merah

Saat itu hujan deras sedang melanda wilayah Kecamatan Pesisir Tengah.
Saat kejadian memang sedang terjadi hujan deras disertai petir, korban bersama tiga orang nelayan lainnya sedang mencari ikan, pada saat bersamaan terjadi petir dan gelegar guntur yang cukup besar,” kata dia.

Dijelaskannya, saat kejadian kilatan petir tersebut langsung menyambar korban yang memang duduk bagian depan jukung, sedangkan ketiga rekannya dalam posisi di belakang korban sehingga tidak terdampak kilatan petir tersebut. Melihat korban yang tidak sadarkan diri karena sambaran petir, ketiga rekannya langsung membawa korban ke daratan dan di bawa ke Puskesmas Krui untuk menjalani pemeriksaan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Terkendala Akses Jalan Saat Padamkan Api di Pemukiman Padat Penduduk

Lanjutnya, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia, dan langsung dibawa kembali ke rumah duka untuk disemayamkan di Gang Cemara, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah.

Baca Juga :  Diduga Oknum Polisi Tembak Seorang Siswa Hingga Tewas di Kota Semarang

“Korban saat ini masih disemayamkan di rumah duka, dan akan dimakamkan besok pagi pukul 09.00 WIB di Pemakaman Pepulau Lunik, Lingkungan Pasar Tengah, Kelurahan Pasar Kota Krui,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *