Lensa Mata Sampang – Jembatan penghubung antar dusun juga desa di biarkan rusak selama 4 bulan tanpa ada perencanaan perbaikan baik dari instansi terkait di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
Kerusakan jembatan tersebut yang berlokasi di Dusun Bekbatoh di sebabkan bencana banjir yang melanda Desa Panyepen Kecamatan Jrengik Kabupaten Sampang pada awal bulan Ramadhan bulan Maret 2024.
Saat wartawan lensamata.id menemui narasumber yang enggan di sebut identitasnya pada Senin (29/07/2024) menyampaikan bahwasannya jembatan tersebut sudah 4 bulan dibiarkan begitu saja.
“Ya mas jembatan ini sudah 4 bulan di biarkan rusak meskipun sempat ada perbaikan namun terlalu menurun dan juga alas jembatanpun terbuat dari bilik bambu serta rawan sepeda motor yang jatuh terbalik,” tuturnya.
Di tempat yang sama, pekerja juga menyampaikan sebut saja (Mat) mengatakan bahwasannya mereka memperbaiki jembatan tersebut dari dana pribadi dan hutang.
“Mas bantu kami jembatan ini bukan di kerjakan secara swadaya maupun swadana, karena pemdes (pemerintah desa) juga camat tutup mata dan telinga, jembatan ini di perbaiki dari dana pribadi yang dapat hutang dari sana sini,” tuturnya
“Kemana Pemdes Panyepen, Camat Jrengik juga instansi terkait yang ada di kabupaten? kata filsafat berat sama di pikul ringan sama di jinjing tapi ini bukan ringan sama di jinjing berat di tanggung sendiri,” tutupnya.








