Scroll untuk baca artikel

News

Pemdes Temdak Gelar Musyawarah Rembuk Stunting

510
×

Pemdes Temdak Gelar Musyawarah Rembuk Stunting

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Kepahiang – Pemerintah Desa Temdak, Kecamatan seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu menggelar musyawarah rembuk stunting pada hari Senin (14/7/2025).

Kegiatan ini hadiri oleh Kepala Desa, Camat Kecamatan Seberang Musi, Puskesmas PT PLD Kader Posyandu, Babinkhamtibmas, Babinsa, Pemerintah Desa Temdak, Ketua BPD, serta anggota BPD, Bidan Desa, Kader Posyandu toko masyarakat desa setempat.

Rembuk stunting ini berfungsi sebagai forum musyawarah antara Dinas PMD/N, Camat, Kepala Puskesmas kecamatan seberang Musi, TP PKK, Bidan Desa, Kader posyandu dan masyarakat Desa untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya musyawarah Desa temdak.me beri vitamin dan suapaya menjaga kesehatan balita khusus desa temdak penyampaian Kades,

Baca Juga :  Polda Bengkulu Berkomitmen Tegas Dalam Memberantas Penyakit Masyarakat dan Premanisme

“Adapun kegiatan utama dalam rembuk stunting, pembahasan usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah dan pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Kesepakatan hasil rembuk stunting di desa temdak dituangkan dalam berita acara peserta rembuk stunting, dan pemerintah,” desa ujar Kades Carles.

Baca Juga :  Aliansi GERAM Minta Kejati Jambi Segera Usut Dugaan Korupsi PDAM Tirta Pengabuan

“Pemanfaatan Dana Desa untuk penanganan stunting dapat dimulai dari pemetaan sasaran secara partisipatif terhadap warga desa yang terindmerumuskan langkah yang diperlukan dalam upaya penanganan stunting termasuk bekerja sama dengan dinas layanan terkait,” kata Kades.

Baca Juga :  Komunitas Lingkungan Hidup Finlandia Beri Penghargaan Pelopor Peduli Lingkungan Hidup Kepada Wali el

“Beberapa,ikasi perlu mendapat perhatian dalam penanganan stunting oleh kader pemberdayaan di desa. Selanjutnya lewat Rembuk Stunting Desa, seluruh pemangku kepentingan di desa kegiatan tersebut seperti dan Posyandu, penyediaan makanan sehat untuk peningkatan gizi balita dan anak, perawatan kesehatan untuk anak anak dan menyusui,” tutup Kades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *