Scroll untuk baca artikel
News

Pemdes Temdak Gelar Musyawarah Rembuk Stunting

600
×

Pemdes Temdak Gelar Musyawarah Rembuk Stunting

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Kepahiang – Pemerintah Desa Temdak, Kecamatan seberang Musi, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu menggelar musyawarah rembuk stunting pada hari Senin (14/7/2025).

Kegiatan ini hadiri oleh Kepala Desa, Camat Kecamatan Seberang Musi, Puskesmas PT PLD Kader Posyandu, Babinkhamtibmas, Babinsa, Pemerintah Desa Temdak, Ketua BPD, serta anggota BPD, Bidan Desa, Kader Posyandu toko masyarakat desa setempat.

Rembuk stunting ini berfungsi sebagai forum musyawarah antara Dinas PMD/N, Camat, Kepala Puskesmas kecamatan seberang Musi, TP PKK, Bidan Desa, Kader posyandu dan masyarakat Desa untuk membahas pencegahan dan penanganan masalah kesehatan khususnya stunting dengan mendayagunakan sumber daya musyawarah Desa temdak.me beri vitamin dan suapaya menjaga kesehatan balita khusus desa temdak penyampaian Kades,

Baca Juga :  Tigo AI Gabungkan Konten AI dan 100 Ribu+ Kreator untuk Efisiensi Iklan E-Commerce

“Adapun kegiatan utama dalam rembuk stunting, pembahasan usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif yang disusun dalam diskusi kelompok terarah dan pembahasan dan penyepakatan prioritas usulan program/kegiatan intervensi gizi spesifik dan sensitif. Kesepakatan hasil rembuk stunting di desa temdak dituangkan dalam berita acara peserta rembuk stunting, dan pemerintah,” desa ujar Kades Carles.

Baca Juga :  Jabat Direktur RSUD RSUD KH Daut Arif, Sahala Simatupang Ingin Perubahan Yang Terbaik

“Pemanfaatan Dana Desa untuk penanganan stunting dapat dimulai dari pemetaan sasaran secara partisipatif terhadap warga desa yang terindmerumuskan langkah yang diperlukan dalam upaya penanganan stunting termasuk bekerja sama dengan dinas layanan terkait,” kata Kades.

Baca Juga :  Erwin Coz Tanggapi Pemberitaan Yang Diduga Menyerang Calon Bupati Pertahana Tanjab Barat

“Beberapa,ikasi perlu mendapat perhatian dalam penanganan stunting oleh kader pemberdayaan di desa. Selanjutnya lewat Rembuk Stunting Desa, seluruh pemangku kepentingan di desa kegiatan tersebut seperti dan Posyandu, penyediaan makanan sehat untuk peningkatan gizi balita dan anak, perawatan kesehatan untuk anak anak dan menyusui,” tutup Kades.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengingatkan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Medan agar tidak cepat puas hanya dengan gelar dan penampilan semata. Duta…

News

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online…

News

BINUS University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu (16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu dasawarsa…