Hal ini telah menjadi satu permasalahan yang bersifat umum dan membutuhkan penanganan secara intensif. Berdasarkan arahan Bapak Presiden melalui Menteri Dalam Negeri bahwa Setiap Kepala Daerah diminta untuk dapat mengatasi dan mengendalikan Inflasi di daerah masing-masing.
Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Tual untuk mempersiapkan langkah-langkah antisipatif dan mitigasi terhadap setiap dampak yang mungkin terjadi dalam kehidupan perekonomian masyarakat sehingga diperlukan kerjasanma yang baik dari kita semua secara kolaboratif untuk mengatasi keadaan ini.
Salah satu alternatif yang mungkin dapat menjawab permasalahan ini adalah optimalisasi produksi pangan lokal dengan cara penataan pekarangan lingkungan.
Karena dengan produksi pangan lokal selain meningkatkan stabilitas harga secara merata, dapat menjamin keberlangsungan hidup masyarakat lewat kemandirian pangan yang sehat, halal dan lavak dikonsumsi.
Hal ini tentunya akan berdampak pada upaya penurunan angka gizi buruk dan stunting di Kota Tual. Melalui kegiatan Aksi Pangan Murah ini, saya menghimbau kepada Dinas Teknis agar dalam menjual komoditi pangan bersubsidi ini dilaksanakan secara tepat guna dan tepat sasaran. Jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan bisnis.
Hindari segala kemungkinan yang negatif untuk merusak citra pelayanan kepada masyarakat. Kepada masyarakat umum yang akan memperoleh kebutuhan pangan murah melalui kegiatan ini agar berbelanja sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan. Pergunakanlah komoditi pangan murah ini dengan sebaik bainya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari bukan untuk diperjual belikan.








