Scroll untuk baca artikel
News

Penjual Tape Keliling Asal Medan Berangkat ke Tanah Suci Bersama Istri

1222
×

Penjual Tape Keliling Asal Medan Berangkat ke Tanah Suci Bersama Istri

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Rasa bahagia dan haru terpancar dari wajah Jumirin (70), seorang tukang tape pulut hitam keliling asal Kota Medan yang akhirnya bisa berangkat haji tahun ini bersama istrinya, Nurdiah.

Jumirin berangkat bersama tamu Allah lainnya yang tergabung dalam kelompok terbang 13 asal Labuhanbatu dan Medan.

Ditemui di Embarkasi Medan sebelum keberangkatan, Minggu (26/05), ia menceritakan bagaimana dirinya bisa mendaftar haji dan melunasi biaya haji bersama istrinya.

Baca Juga :  Kloter 20 Diberangkatkan, Doakan Bangsa dan Negara Senantiasa Dalam Lindungan Allah

Jumirin yang sejak tahun 1980an berjualan tape keliling terus menabung untuk keperluannya, baik kebutuhan keluarga dan yang lainnya.

“Saya berkeliling daerah Medan Johor, Deli Tua sejak tahun 80an. Saya dibantu istri saat proses pembuatan. Karena saya yang buat, saya yang keliling, saya yang promosiin,” ucapnya sambil tersenyum.

Dari hasil keliling, Jumirin punya strategi lain selain dari menjual tape keliling. Ia membeli tanah dari penghasilan menjual tape. Selang waktu berlalu, harga tanah naik, ia menjual tanah itu untuk mendaftar haji.

Baca Juga :  Ketua Kloter 9 Embarkasi Medan Siap Melayani dan Membimbing Jemaah Haji Secara Profesional

“Saya membeli tanah dari hasil berjualan. Kan harga tanah naik, kemudian saya jual tanah itu lalu mendaftar bersama istri,” ungkap Jumirin.

Dari berjualan itu ia juga berhasil menyekolahkan 3 anaknya sampai menjadi sarjana.

“Saya membeli tanah dari hasil berjualan. Kan harga tanah naik, kemudian saya jual tanah itu lalu mendaftar bersama istri,” ungkap Jumirin.

Baca Juga :  Ketua Kloter 6 KNO Pastikan Kesehatan Prima bagi Jemaah Haji Menuju Mekah

Dari berjualan itu ia juga berhasil menyekolahkan 3 anaknya sampai menjadi sarjana.

Ia bersyukur dengan kerja keras dan hasil yang ia dapatkan. Ia mengatakan agar selalu tawakkal dan sabar dalam menjalani hidup karena sampai saat ini masih tetap berjualan tape keliling.

“Alhamdulillah doa kami diijabah Allah untuk melihat kabah di tanah suci. Doa kami agar selalu sehat dan bisa bermanfaat untuk orang lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *