Lensa Mata Langgur – Sekretaris Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Maluku Ir. Diana Padang, M.Si mengatakan, Lembaga Kesehatan dunia World Health Organization menginformasikan bahwa lebih dari 90 persen masalah Kesehatan manusia berkaitan dengan kualitas makanan yang dikonsumsi.
Kata Diana, berbagai kajian dibidang gizi dan kesehatan menunjukkan bahwa, untuk dapat hidup sehat dan produktif manusia memerlukan sekitar 45 jenis zat gizi yang harus diperoleh dari makanan yang dikonsumsi, dan tidak ada satu jenis pangan yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan gizi bagi manusia.
Guna memenuhi kebutuhan gizi tersebut setiap orang perlu mengkonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman. “Dengan mengkonsumsi makanan yang beranekaragam setiap hari maka kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu akan dilengkapi oleh keunggulan zat gizi pada jenis makanan lain,” ujarnya saat menyampaikan sepatah dua kata dalam kegiatan Sosialisasi Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Aula Suita Hotel Langgur, Kecamatan Kei Kecil Kabupaten Maluku Tenggara Jumat, (1/12/2023) pukul 09:00 WIT.
Ia menjelaskan, kesadaran untuk mengolah pangan lokal menjadi pangan berkualitas dan memenuhi standar beragam, bergizi, seimbang dan aman hanya dapat tercapai apabaila ada persepsi yang tepat bagi para ibu rumah tangga didalam menyajikan pangan keluarga.
“Mengkonsumsi hanya satu jenis makanan dalam jangka waktu relative lama dapat menyebabkan berbagai penyakit berupa kekurangan zat gizi atau gangguan Kesehatan,” tambah Diana.
Untuk itu maka, kegiatan sosialisasi pangan beragam, bergizi, seimbang dan aman berbasis pangan lokal merupakan hal yang sangat penting didalam menjaga kualitas dan derajat kesehatan 1000 hari pertama kehidupan, baik kesehatan ibu hamil, kesehatan ibu menyusui, maupun anak-anak balita.
“Sehingga TP PKK Maluku melalui Ibu Ketua, Ibu Widya Murad mengharapkan agar PKK Pro aktif mendorong berbagai kegiatan yang membangun kualitas hidup Masyarakat termasuk didalamnya menjaga Kesehatan ibu dan anak,” jelasnya.
“Akhirnya kami TP PKK Provinsi Maluku mengajak kita semua untuk bergandeng tangan menyatukan tekad membangun generasi emas kita tahun 2045 di Kabupaten Maluku Tenggara secara khusus dan Maluku pada umumnya,” tutup Diana Padang.








