Scroll untuk baca artikel
News

Sejumlah Tokoh Melayu Silaturahmi ke Sultan Deli, Usul Identitas dan Simbol Kemelayuan Dibuat dan Diabadikan

996
×

Sejumlah Tokoh Melayu Silaturahmi ke Sultan Deli, Usul Identitas dan Simbol Kemelayuan Dibuat dan Diabadikan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Medan – Sejumlah tokoh masyarakat Melayu Deli berkunjung kepada Seripeduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam dan diterima di ruang tamu Sultan di Istana Maimoon, Jalan Sultan Makmun Al Rasyid, pada Rabu sore (12/2/2025).

Kunjungan dalam rangka mempererat silaturahmi serta diskusi kecil mengenai eksistensi dan sepak terjang Melayu dan segala aspek di dalamnya serta simbol-simbol kemelayuan di kawasan Tanah Deli guna untuk dimunculkan dan diabadikan.

Kehadiran sejumlah Tokoh Masyarakat Melayu Deli tersebut dipimpin T Syahrizal Arif, mantan Kadisperindag Kota Medan, Datuk Rustam dari Kedatukan Suka Piring, Mukhlis Muchtar, Tokoh Melayu, Muazad SE mantan Sekretaris Bappenda Kota Medan, AKBP Azhar mantan Kapolres Hamparan Perak, HA Nuar Erde, Ketua DPW IMO Indonesia Sumut, Fenti Iska SH advocat di Medan, OK Hatta SE Ketua ISMI Hamparan Perak dan Ir T Muchairad dari Istana Maimoon.

Baca Juga :  Ditemukan Diduga Adanya Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Jenis Solar di SPBU 44.575.02 PALUR Karanganyar, Diduga Pihak Polres Setempat Tutup Mata

Sultan Deli Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji, sangat mengapresiasi kedatangan para tokoh Melayu tersebut. Dan Sri Paduka Sultan Deli katakan bahwa pihaknya akan merangkul semua lapisan masyarakat untuk bersatu padu bekerjasama dalam membangun bangsa dan negara khususnya membangun komunitas masyarakat Melayu Deli.

“Saya ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara sekalian. Kita rangkul semua pihak untuk bekerjasama membangun dan membesarkan Melayu. Dan kita perlu tetap bersilaturahmi dan berdiskusi seperti ini,” ujar Sultan Deli yang juga dosen di USU.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat Hadiri Peringatan HKN ke-31 di Semarang

Sementara Pimpinan rombongan, T Syahrizal Arief, mengutarakan kepada Sultan Deli agar bersama-sama mengusulkan kepada pemerintah supaya nama nama para Sultan Deli ditabalkan menjadi nama- nama jalan di kawasan kekuasaan pada masanya.

“Paling tidak simbo-simbol Melayu Deli di kota Medan diekspose dan diperkenalkan kepada publik agar identitas kemelayuan itu tidak hilang. Selain itu kondisi masyarakat Melayu yang termarjinal, bagaimana kita buat untuk bisa bangkit, maju dan berkembang,” ucap T Suahrizal Arief.

Usul dari T Syafrizal Arief ditambahi HA Nuar Erde, agar identitas Melayu yang tersebar di empat kedatukan dan 3 kewaziran didirikan monumennya atau plank yang memberikan informasi informasi tentang daerah atau kawasan Kesultanan Deli.

“Paling tidak, plank monument atau penanda tersebut memberikan informasi dan menjelaskan sejarah singkat tentang kawasan Kesultanan Deli sehingga identitas kemelayuan di Tanah Deli tetap ada dan tetap eksis,” ujarnya.

Baca Juga :  Para Sultan Kukuhkan PB GAMI, Semua Pihak Harus Mampu Dorong Stigma Melayu Baru

Sultan Deli Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji ST MT dalam silaturahmi tersebut didampingi Datuq Adil F.Haberham SE gelar Datuq Seri Setia Diraja, Tengku Moharsyah Nazmi, SH, MH gelar Tengku Duta Setia Narawangsa, Yan Leoce Abdullah SE gelar Datuk Setia Mahardika Bedagei.

“Apa-apa usulan dan ide ide semua yang disampaikan kami akomodir dan akan kita tindaklanjuti. Hal hal seperti ini perlu kita laksanakan lagi,” tutup Sultan.

Acara silaturahmi diakhiri photo bersama dan shalat Maghrib di Mushala sebelah Istana Maimoon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Lensa Mata Medan – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengingatkan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Medan agar tidak cepat puas hanya dengan gelar dan penampilan semata. Duta…

News

Perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI), dan pemanfaatan data telah menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi berbagai sektor industri di seluruh dunia. Menjawab tantangan tersebut, BINUS Online…

News

BINUS University resmi meluncurkan Global Trade Management (GTM), program studi baru di bawah BINUS Business School Undergraduate Program, pada Rabu (16/9) di Multimedia Gallery, BINUS @Bekasi. Peluncuran ini menandai satu dasawarsa…