Lensa Mata Subulussalam || Suatu kehormatan Besar Bagi Desa Lae saga Kecamatan Longkib
Kota Subulussalam bisa menghadirkan Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam acara Tabligh Akbar dan peletakan batu pertama pesantren Desa Lae Saga.
Kehadiran Ustadz Abdul Somad Ke Desa Lae Saga Kecamatan Longkib dalam rangka peletakan Batu pertama pesantren Desa Lae Saga yang seluas 12 hektar.
Yang teristimewanya lagi, beberapa pejabat dari anggota DPR RI Dapil 9 Aceh, anggota DPD RI dan juga Walikota Subulussalam H. Affan Alfian Bintang serta Kapolres Subulussalam terlihat juga saat itu. Salah satu tokoh Karismatik Aceh Muzakir Manaf atau yang biasa disebut yang mulia Muga’lim, Mujakir Manaf hadir ditengah-tengah masyarakat.
Satu kebanggaan bagi masyarakat Kecamatan Longkib khususnya warga Desa Lae Saga dengan hadiranya bapak-bapak pejabat, legislatif dan esekutif.
“Saya, Sampai Saat sekarang ini masih kurang percaya dan masih semacam mimpi dengan kehadiran tuan guru kami Ustadz Abdul somad datang kedesa kami”, ujar Kepala Desa Lae Saga Rude Hartono.
“Kenapa kami bisa berkata serasa mimpi, dalam waktu empat hari kami mempersiapkan ini, begitu saya dapat telepon dari Ustad H. Rasyid Bancin mengatakan bahwa Ustadz Abdul somad bersedia hadir ke Desa Lae Saga”, lanjutnya.
“Dengan kebersamaan kami dengan masayarakat Desa Lae Saga Alhamdulillah kami mampu menyelesaikan dengan waktu singat, jadi sekali lagi kami ucapkan kepada tuan guru kami Ustadz Abdul somad yang telah hadir didesa kami”, tutur Rude Hartono.
“Dan ini catatan sejarah bagi Kecamatan Longkib khususnya Desa Lae Saga dengan kehadiran ustadz,dan juga bapak bejabat dari pemerintah kota subulussalam dan provisi Aceh”, imbuh Rude saat mengahiri kata sambutan nya.
Dari pantauan lensamata.id, Minggu, 27/8/2023 saat berlangsungnya Acara, ribuan manusia menghadiri tasuiah Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad sekaligus peletakan batu pesantren Desa Lae Saga yang seluas 12 hektar.
Saat memberikan kata sambutan kepala desa Rude Hartono menyampaikan unek unek nya kebutuhan desa yang di pimpinnya desa tertua ex transmigrasi yang ada dipemkot Subulussalam.(LM/Ramona)














