Scroll untuk baca artikel

News

Tekan Inflasi, Tethol: Klaster Bawang dan Cabai Terus Ditingkatkan

837
×

Tekan Inflasi, Tethol: Klaster Bawang dan Cabai Terus Ditingkatkan

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Langgur – Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Tenggara Ir. Felix B. Tethol mengatakan, klaster pembibitan dan penanaman Bawang dan juga suksesi Cabai akan terus ditingkatkan guna menekan angka inflasi di daerah.

Dijelaskan, dari 7000 bibit Cabai yang digalakkan Dinas Pertanian merupakan upaya Pemerintah Daerah guna membentuk ketahanan pangan dalam menekan tingginya angka inflasi daerah.

“Biasanya yang menimbulkan Inflasi itu cabe dan bawang merah, sehingga diharapkan dari kegiatan ini dapat mengatasi inflasi di daerah kita” jelas Tethool Selasa (23/1/2024).

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat Hadiri Peresmian Gereja Kristen Protestan di Kota Salak

Kondisi ini turut dipengaruhi oleh gejala El Nino yang terjadi 2023 lalu yang menghambat produksi seluruh komoditi pertanian, secara khusus komoditi bawang merah dan cabai.

“Untuk itu kita harapkan pengembangannya akan dilakukan menyeluruh pada setiap sentra pertanian, dan menciptakan sistem kehatanan pangan, erta melayani permintaan konsumen di pasaran” ujarnya.

Baca Juga :  H. Sugiat Santoso Kurban Sapi di Persulukan Besilam Kab. Langkat

Dikatakan, dari pengembangan tanaman budidaya yang pada tahun-tahun sebelumnya kedua komoditi ini mengalami surplus pada tingkat produksi petani, sehingga untuk menuju prospek peningkatan kreativitas maka produktivitas seluruh petani akan ditingkatkan dalam tahun ini.

“Proses pengembangan cabe sendiri, difokuskan pada Desa Danar sebagai Klaster Cabe. Selain itu, bawang merah dan peternakan sapi selaku pangan hewani terus dikembangkan Dinas Pertanian di Maluku Tenggara” papar Tethool.

Baca Juga :  Plt Bupati Langkat Undang Pj Gubernur Sumut Hadir di HUT ke 274

Pengembangan komoditi tersebut, lanjut Tethol tentunya membutuhkan sektor irigasi, sehingga Dinas Pertanian terus membangun embung-embung bagi petani.

“Kami juga akan melakukan perlakuan terhadap tanaman pertanian, demi memaksimalkan produksi di lahan pertanian warga” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *