Scroll untuk baca artikel

News

Telan Anggaran Rp 400 Juta Lebih, Bangunan Fisik Balai Desa Sungai Jernih Kepahiang Diduga Bermasalah

642
×

Telan Anggaran Rp 400 Juta Lebih, Bangunan Fisik Balai Desa Sungai Jernih Kepahiang Diduga Bermasalah

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Kepahiang – Desa Sungai Jernih merupakan salah satu desa yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Kepahiang di kecamatan Seberang Musi.

Dalam pelaksanaan kegiatan fisik pengelolaan Dana Desa (DD) pihak Pemerintahan Desa Sungai Jernih pada Tahun anggaran 2023 dan 2024 menyepakati untuk membangun Gedung Serba Guna yang di kerjakan secara 2 tahap yaitu tahap 1 di tahun 2023 dan tahap 2 di tahun 2024, namun kegiatan fisik bangunan tersebut diduga bermasalah.

Dijelaskan oleh salah satu perangkat Desa Sungai Jernih, bangunan fisik gedung serba guna tersebut dikerjakan dengan angka yang fantastis, yaitu menelan anggaran Dana Desa (DD) dengan total Rp. 400 juta lebih yang dikerjakan secara 2 tahap, yaitu tahap 1 pada tahun 2023 dengan anggaran Rp. 216 juta lebih yang dikerjakan oleh pihak ketiga dan diselesaikan di tahap 2 dengan anggaran Rp. 202.450.000,- ( dua ratus dua juta empat ratus lima puluh ribu rupiah ) dengan perkiraan luas bangunan 15 x 10 Meter persegi.

Baca Juga :  Pertemuan ”DEAD LOCK” DPP APDESI Tetap Laksanakan Pelantikan dan Pengukuhan Minggu Depan

Mengamati kondisi fisik bangunan gedung serba guna dilokasi dan membandingkan dengan total anggaran yang dikucurkan kuat dugaan bahwa nilai bangunan tersebut tidak sebanding dengan nilai anggaran yang dikerjakan dan kuat dugaan bangunan tersebut terindikasi KKN.

Baca Juga :  Hari Minggu Ops Keselamatan Toba 2025 Polres Pakpak Bharat Satgas II Preemtif Sambangi Jemaat Gereja

Hal tersebut diperkuat dengan keterangan salah satu perangkat Desa Sungai Jernih bahwa sampai saat ini pihak inspektorat Kabupaten Kepahiang sedang melakukan audit terkait kegiatan fisik bangunan gedung serba guna tersebut baik tahun 2023 dan 2024.

Baca Juga :  Berkas Tersangka Perkara Pengadaan Lahan TWP AD di Karawang dan Subang Masuk Tahap II

“Sudah ada beberapa orang di panggil pihak inspektorat guna untuk di ambil keterangan nya dan sampai saat ini audit yang dilakukan oleh pihak inspektorat kabupaten Kepahiang belum selesai,” bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, BRI Region 6 melaksanakan upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Kegiatan yang diikuti…