Lensa Mata Pringsewu || Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) PKS kabupaten Pringsewu mengadakan Nadwah Pemenangan Pemilu dan Pilkada di 2024, Tema “Satukan Langkah Bulatkan Tekad Raih Kemenangan” bertempat di kantor DPD PKS kabupaten Pringsewu, Minggu (11/6).
Acara yang dihadiri langsung oleh Ustadz Mufti Salim LC MA Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Lampung, disamping memberikan strategi pemenangan juga menghimpun usulan, gagasan dan saran dari para kader dalam menata langkah pemenangan pemilu dan Pilkada 2024.
Dalam pengarahannya ketua DPW PKS Lampung dalam Nadwah Pemenangan Pemilu dan Pilkada mengatakan Subtansi pemenangan pada jaman Rosul.
Pengaruh dan pemenangan dan kekalahan
Kemenangan berdampak pada kenyamanan dapat diekspresikan, kemakmuran dapat mudah di terapkan, kenyamanan dapat di optimalkan.
Begitu juga dengan Regenerasi bisa di berdayakan, jika partai kita menang, ujarnya.
Untuk itu, dalam mengoptimalkan butuh menjaga keikhlasan dalam perjuangan, tambahnya.
Oleh sebab itu memenang pemilu/dakwah menjadi prioritas utama, melibatkan semua elemen termasuk ibu, ada segmen yang tidak dapat di lalui oleh bapak.
Dalam membekali para kader DPW memberikan bekal melalui grup Whatsapp, bagi para dai agar senantiasa menghadirkan keikhlasan dalam menjalankan tugas-tugas dakwahnya, di antaranya adalah :
1. Dai akan menghadapi berbagai kemungkinan fitnah dan ujian, baik yang datang dari dalam maupun luar. Maka dengan keikhlasan dia akan selamat dari fitnah dan ujian tersebut, dan dapat mengatasinya dengan baik.
2. Dalam tugas-tugas dakwah, dai selalu siap apakah ia berada di depan atau di belakang,
terpilih atau tidak terpilih, usulannya diakomodir atau tidak, maka dia tetap tidak
Ujub atau Ghofur, dan tidak mundur atau mutung dari jalan dakwah.
3. Seorang dai tidak berkurang semangat dakwahnya meskipun kemenangan belum
dicapai, dan akan tetap terus berjuang hingga Allah swt. memberikan kemenangan
pada saat yang tepat.
4. Sepanjang para dai memiliki niat dan tujuan yang bersih dari kepentingan duniawi, maka akan tercipta kecintaan, kerekatan, solidaritas dan pembelaan di antara sesama mereka, sehingga menghadirkan barisan dakwah yang solid dan kuat.
5. Dai sejati bila mendapati ada saudaranya yang lebih baik darinya untuk mengemban
satu amanah, maka ia akan tulus, ikhlas dan ridha menjadi pendukung, pengikut, dan taat serta mendoakannya agar selalu mendapatkan taufiq dan hidayah dari Allah SWT dan sukses menjalankan amanahnya.(LM/BP)














