Scroll untuk baca artikel

News

Walikota Rico Bawa Medan Masuk Nominasi Penerima Penghargaan Kemendagri

50
×

Walikota Rico Bawa Medan Masuk Nominasi Penerima Penghargaan Kemendagri

Sebarkan artikel ini

Medan,PostSumatera.Id – Pemko Medan masuk nominasi penerima penghargaan bergengsi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai Pemerintah Daerah yang berprestasi di bidang Entrepreneur Goverment Melalui Pembiayaan Kreatif (Creative Finance)Tahun 2026.

Masuknya Medan dalam jajaran penerima penghargaan itu terungkap saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memaparkan secara lugas strategi Entrepreneur Government melalui skema pembiayaan kreatif (Creative Finance), dalam rapat penilaian penghargaan yang dilakukan secara virtual, dari Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (14/4/2026).

Dihadapan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, Rico Waas memaparkan berbagai terobosan dan inovasi yang telah dilakukan Pemko Medan dalam memperkuat pembiayaan dan keuangan daerah.

Baca Juga :  Ketua Komisi lll Geram PT Petro Gasindo Energy Mangkir Dalam Panggilan RDP

Salah satunya di sektor penerimaan pajak daerah yang telah menerapkan sistem digitalisasi dalam mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Rico Waas menjelaskan, saat ini Pemko Medan memiliki aplikasi Smart Tax Mobile dan Smart Tax Office yang memungkinkan proses pendaftaran, pelaporan hingga pembayaran pajak daerah dapat terpantau secara real time.

Selanjutnya dalam pengeloaan BUMD, orang nomor satu di Pemko Medan itu menjabarkan untuk saat ini Pemko Medan memiliki tiga BUMD yaitu PUD Pasar, PUD Pembangunan dan PUD Rumah Potong Hewan.

Baca Juga :  Luxehouze Tampilkan Koleksi Barang Mewah Ternama dalam Acara Grand SaleLUXEbration

Lalu terobosan signifikan juga hadir pada sektor kesehatan. Setelah sukses dengan RS Pirngadi, Rico Waas melakukan kebijakan berani dengan men BLUD kan seluruh Puskesmas di Kota Medan.

Paparan tersebut juga mengungkap keberhasilan luar biasa di sektor investasi. Suami dari Ketua TP PKK kota Medan, Ny. Airin Rico Waas itu menyebutkan dari target Rp7,6 Triliun pada tahun 2025, Kota Medan berhasil menembus angka Rp. 14.5 Triliun. Capaian ini diyakininya akan menjadi mesin penggerak ekonomi utama bagi warga Medan pada tahun 2026 dan 2027.

Baca Juga :  Tiga Siswa Berprestasi SMKN 1 Sei Kepayang Lulus Magang Dan Bekerja Di Perusahaan Jepang

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, menyampaikan bahwa penilaian ini merupakan bagian dari upaya mendorong daerah lebih inovatif di tengah tantangan ekonomi global dan keterbatasan fiskal.

“Kota Medan menjadi salah satu nominasi untuk menerima penghargaan ini untuk wilayah Sumatera. Penilaian akan dilakukan berdasarkan tujuh indikator utama, mulai dari inovasi di bidang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kemudian pengelolaan BUMD, CSR, pengelolaan barang milik daerah, pengelolaan BLUD, SPBE, SIPD hingga LKPD,”Jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *