Lensa Mata Nias – Bangunan balai pelatihan di Desa Hilibadalu Kecamatan Sogae’du Kabupaten Nias Provinsi Sumatera Utara yang bernilai miliaran rupiah tengah jadi sorotan warga. Pasalnya, bangunan megah yang menelan anggaran miliaran rupiah itu disebut belum pernah difungsikan sejak dibangun.
Aktivis antikorupsi Kepulauan Nias, Superman Wau, S.Pd., mengatakan dirinya telah meninjau langsung kondisi bangunan tersebut.
“Sungguh prihatin melihat bangunan balai itu. Dinding dan tangga depannya dipenuhi lumut, sebagian atap bahkan sudah ditumbuhi rumput. Kayu kusennya mulai lapuk, seolah bangunan tua, bahkan di dalamnya banyak sisa-sisa barang bekas seperti seng, dsb,” kata Wau kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).
Menurut Wau, berdasarkan laporan warga, bangunan itu sudah hampir lima tahun tidak digunakan. Namun, setiap tahun tetap dianggarkan biaya pemeliharaan hingga jutaan rupiah.
“Dengan tidak difungsikannya balai pelatihan itu, jelas ada pemborosan uang negara. Kami menduga ada masalah dalam pengelolaan anggarannya,” ujarnya.
Wau meminta aparat penegak hukum (APH) untuk menelusuri dugaan penyimpangan tersebut dan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.
Sebelumnya, Kepala Desa Hilibadalu, Kristian Lombu saat diwawancarai melalui WhatsAppnya belum menanggapi.









