Scroll untuk baca artikel
News

Bertemu Dengan Kaban Karantina Indonesia, Bupati Bahas Sertifikasi Produk Unggulan Pakpak Bharat

899
×

Bertemu Dengan Kaban Karantina Indonesia, Bupati Bahas Sertifikasi Produk Unggulan Pakpak Bharat

Sebarkan artikel ini

Lensa Mata Pakpak Bharat – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor hari ini bertemu Kepala Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean di Kantor Badan Karantina Indonesia, Senin (13/05/2024).

Pertemuan ini dilaksanakan guna membicarakan sertifikasi beberapa produk unggulan asli Kabupaten Pakpak Bharat termasuk durian, nilam, gambir dan kemenyan.

Baca Juga :  Menteri Kebudayaan RI Resmikan Museum Situs Gua Harimau Padang Bindu, Bupati OKU Minta Ambil Alih Terminal Tive A

Dalam pertemuan ini, Franc Bernhard Tumanggor berharap komoditas asli Pakpak Bharat yang memiliki nilai tinggi bisa terjaga dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat khususnya para petani.

Dengan telah tersertifikasinya produk-produk kita, tentu akan membawa keuntungan tersendiri bagi kita, lebih mudah dipasarkan dan tentu akan banyak diminati, ucap Bupati muda ini.

Baca Juga :  Prioritaskan Keamanan 70 Gereja, Kapolres Nias Selatan turunkan 140 Personel

Sementara itu Kepala Badan Karantina Indonesia, Dr. Sahat Manaor Panggabean menjelaskan, tahun ini semua komoditi di Pakpak Bharat (gambir, kemenyan, nilam, durian, dll) akan disertifikasi oleh pihaknya.

Sekarang ini sudah mulai dilakukan proses registrasi seluruh petani durian, gambir, nilam, kemenyan, dan lainnya. Ada berapa lokasi dimana dan petaninya siapa, sudah mulai kita kumpulkan data-datanya, jelas dia.

Baca Juga :  Pemkot Gelar Upacara HGN 2023 dan HUT PGRI ke 78 Tahun Kota Subulussalam

Kepala Badan Karantina Indonesia juga menjelaskan, bahwa project ini akan menjadi project Nasional antara Pakpak Bharat dengan Badan Karantina Indonesia.

Masyarakat perlu dijelaskan dan disosialisasikan agar masyarakat juga memahami terkait komoditi ini, pesan dia kemudian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *